Berita Batanghari

Ratusan Keramba Hanyut, Petani Desa Aro Batanghari Rugi Capai Rp500 juta

Sebanyak 236 keramba jaring apung (KJA) milik kelompok tani di Desa Aro Kecamatan Muara Bulian Kabupaten Batanghari hanyut di Sungai Batanghari, Rabu

Penulis: A Musawira | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
tribunjambi/musawira
Keramba jaring apung milik petani di Desa Aro hanyut pada Rabu (25/1/2023) dini hari. Akibat tali sling putus. 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARABULIAN-Sebanyak 236 keramba jaring apung (KJA) milik kelompok tani di Desa Aro Kecamatan Muara Bulian Kabupaten Batanghari hanyut di Sungai Batanghari, Rabu (25/1/2023) dini hari.

Hanyutnya keramba ini disebabkan tali sling pengikat keramba tersebut putus.

Pj Kepala Desa Aro, M Yusuf mengatakan pemicu utamanya adalah arus yang deras sehingga sling yang menopang keramba tersebut tidak kuat.

Akibatnya ratusan keramba hanyut dibawa arus.

“Masyarakat Desa Aro dari malam tadi sudah berupaya menyusuri sungai untuk mengamankan keramba ini. Situasi yang darurat saat ini warga tak mampu menanggulangi keramba yang hanyut itu,” katanya.

Kades menyebut keramba yang hanyut itu lebih dominan terisi ikan nila. Ada sebagian keramba yang siap dipanen dan ada yang baru ditaburi bibit ikan.

"Ada sebagian keramba yang bisa terselamatkan namun untuk ikannya habis, tu karena jaring keramba jebol. Kejadian ini belum pernah terjadi, baru kali ini masyarakat tertimba musibah,” ucapnya.

Satu diantara pemilik KJA di Desa Aro, M Yahya mengharapkan bantuan dari pemerintah.

Sebab, kelompok tani ini juga swadaya artinya berhubungan dengan pihak perbankan.

“Keramba saya habis hanyut. Yang hanyut, kami sudah berusaha mengamankan tapi tidak semua. Kerugian saya ditafsir Rp500 juta untuk 60 keramba yang hanyut,” pungkasnya.

Simak berita terbaru Tribunjambi.com di Google News

Baca juga: Jelang Akhir Sidang Ferdy Sambo

Baca juga: Sule Dikabarkan Akan Rujuk dengan Nathalie Holscher demi Baby Adzam: Jalani Aja

Baca juga: AC Milan Kalah dari Lazio, Stefano Pioli: Banyak Hal tak Berfungsi

Sumber: Tribun Jambi
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved