Perawat RSUD Raden Mattaher Jambi yang Lecehkan Mahasiswi Magang Diberhentikan Sementara

Oknum perawat RSUD Raden Mattaher yang lecehkan mahasiswi kedokteran Unja, telah diberhentikan sementara.

Penulis: Wira Dani Damanik | Editor: Teguh Suprayitno
Tribunjambi/Wira Dani Damanik
Sekda Provinsi Jambi Sudirman. 

 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Sekretaris Daerah Provinsi Jambi Sudirman menyebut, oknum perawat RSUD Raden Mattaher yang lecehkan mahasiswi kedokteran Unja, telah diberhentikan sementara.

Kasus pelecehan itu terjadi pada 31 Oktober 2022 lalu, oknum perawat atau pelaku hingga saat ini telah ditahan oleh Polresta Jambi setelah resmi berstatus tersangka.

Sudirman mengatakan pihaknya langsung memberhentikan sementara pelaku yang merupakan seorang PNS di RSUD.

"Pemprov sudah menindaklanjuti dengan keputusan gubernur. Memberhentikan sementara yang bersangkutan dari jabatannya termasuk juga 50 persen gajinya dipotong," kata Sudirman saat ditemui di ruangannya, Rabu (18/1/2023).

Sekda kemudian menjelaskan soal nasib pelaku yang merupakan ASN Pemprov Jambi.

Baca juga: Oknum Perawat RSUD Raden Mattaher Lecehkan Mahasiswi Magang Ditahan Polisi

"Nanti kalau misalnya proses hukum membuktikan dia bebas maka akan dipulihkan. Kalau dia dijatuhkan pidana, maka kita akan lihat dulu pidananya. Kalau misalnya pidananya lebih dari dua tahun itu bisa diberhentikan sebagai ASN. Kalau kurang dua tahun, karena dia tindak pidana umum tidak akan diberhentikan," ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, Pihak Penyidik Unit PPA Satreskrim Polresta Jambi, akhirnya menetapkan oknum perawat RSUD Raden Mattaher sebagai tersangka dalam dugaan pelecehan terhadap mahasiswi magang.

Hal ini diungkapkan oleh Kapolresta Jambi, Kombes Pol Eko Wahyudi. Ia menjelaskan, meski belum dilakukan penahanan, tetapi oknum perawat berinisial BP (49) sudah resmi menjadi tersangka.

Penetapan tersangka ini, kata Eko, kasusnya dinaikkan ke tahap penyidikan beberapa waktu lalu.

"Untuk statusnya sudah kita tetapkan sebagai tersangka, dan surat perintah penyidikan juga sudah kita serahkan ke Kejaksaan," kata Eko, Kamis (22/12/2022).

Baca juga: Perawat RSUD Raden Mattaher Jambi yang Lecehkan Mahasiswi Magang Kena Sanksi Penurunan Pangkat

Dalam kasus ini, kata Eko, pihaknya juga telah berkordinasi dengan Ahli Pidana dari Universitas Jambi.

"Dan keterangan dari ahli pidana dari Universitas Jambi, dan kasusnya memenuhi untuk dilakukan penyidikan," pungkasnya.

Ikuti berita terbaru Tribunjambi.com di Google News

Sumber: Tribun Jambi
  • Baca Juga
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved