Pembunuhan Brigadir Yosua

Ayah Brigadir Yosua Sayangkan Kuat Maruf Hanya Dituntut 8 Tahun Penjara

Maruf terdakwa kasus pembunuhan berencana Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir Yosua dituntut 8 (delapan) tahun penjara oleh Jaksa Penu

Penulis: Danang Noprianto | Editor: Suci Rahayu PK
Tribunjambi.com/Danang Noprianto
Ayah Brigadir Yosua, Samuel Hutabarat 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Kuat Maruf terdakwa kasus pembunuhan berencana Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir Yosua dituntut 8 (delapan) tahun penjara oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Ayah Brigadir Yosua, Samuel Hutabarat menyayangkan tuntutan yang diberikan kepada Kuat Maruf ini.

"Kami sangat menyayangkan, kalau boleh nanti agar majelis hakim menambahkan hukuman si Kuat Maruf," ujarnya usai melihat pembacaan tuntutan, Senin (16/1/2023).

Kata Samuel memang yang meringankan tuntutan karena Kuat Maruf adalah seorang sipil bukan seorang penegak hukum.

Ia menilai seharusnya Kuat Maruf dapat diberikan tuntutan setidaknya lebih dari 10 tahun penjara mengingat keterlibatan Kuat Maruf.

Baca juga: Norma Risma Gandeng Hotman Paris Lawan Rozy, Sang Pengacara: Kita Ingin Perdamaian

Baca juga: Tuntutan untuk Bripka Ricky Rizal dan Kuat Maruf Sama, Dituntut Pidana Penjara Selama 8 Tahun

"Tuntutan ini harapan kami diatas 10 tahun, rupanya dibawah 10 tahun, padahal mulai dari Magelang dia tau permasalahannya, bahkan sempat mengancam almarhum dengan pisau, sampai ke Jakarta pun dia mengetahui," jelasnya.

Untuk itu ia menyerahkan kepada majelis hakim agar dapat memberikan hukuman lebih dari tuntutan yang dibacakan oleh JPU.

Selain Kuat Maruf, Ricky Rizal juga dituntut dengan hukuman 8 tahun penjara.

Baca juga: Pasca KDRT, Ferry Irawan Minta Berdamai dengan Venna Melinda: Kita Selesaikan Secara Kekeluargaan

Baca juga: Norma Risma Gandeng Hotman Paris Lawan Rozy, Sang Pengacara: Kita Ingin Perdamaian

Sumber: Tribun Jambi
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved