Sticker pada Angkutan Batubara Akan Terintegrasi dengan Aplikasi Sim Salabim

Sticker yang dipasang Pemerintah Provinsi Jambi pada 11.500 kendaraan angkutan batubara sudah terintegrasi dengan aplikasi Sim Salabim.

Penulis: Danang Noprianto | Editor: Teguh Suprayitno
Tribunjambi/Danang
Sticker yang dipasang Pemerintah Provinsi Jambi pada 11.500 kendaraan angkutan batubara sudah terintegrasi dengan aplikasi Sim Salabim. 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Stiker yang dipasang Pemerintah Provinsi Jambi pada 11.500 kendaraan angkutan batubara sudah terintegrasi dengan aplikasi Sim Salabim (Sistem Informasi Sarana dan Prasarana Lalu Lintas Bersama Jambi Mantap).

Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Jambi, Ismed mengungkapkan aplikasi ini merupakan inovasi yang dibuat sendiri oleh anggota Dishub Provinsi Jambi yang berfungsi sebagai informasi kendaraan angkutan batubara

"Stiker ini sudah terintegrasi ke dalam aplikasi, kami punya aplikasi inovasi dari pegawai kami, namanya aplikasi Sim Salabim," ucapnya, Jumat (13/1/2023).

Kata Ismed dalam aplikasi Sim Salabim semua informasi tergambar jelas.

Informasi yang dapat diperoleh dari mengecek plat nomor polisi kendaraan atau nomor lambung di aplikasi Sim Salabim, maka akan terlihat informasi seperti detail nomor plat polisi, nomor lambung, jenis kendaraan, tahun truk batubara, kondisi kendaraan layak atau tidaknya, buku uji kendaraan, pemilik kendaraan, nomor hp, alamat pemilik kendaraan, nama supir, SIM, nomor hp sopir, alamat sopir, nama dan nomor penanggung jawab transportir.

Baca juga: Dishub Jambi Targetkan Penerapan Aturan Stickerisasi Mulai Awal Februari

"Semuanya jelas sehingga kita nanti bisa mengecek seandainya kendaraan ini apabila dalam perjalanannya mengalami gangguan atau kecelakaan atau dilarikan itu bisa kita lacak dengan cukup mengklik nomor lambung atau nomor plat polisinya," jelasnya.

Dengan sistem yang Terintegrasi tersebut menurutnya sticker tersebut akan sulit dipalsukan, karena juga menggunakan barcode.

"Saya kira juga bagi yang memalsukan ini adalah tindakan bodoh, karena kalau dia pindahkan nomor itu, ditiru dipasang kendaraan lain itu begitu dicek aplikasi karena menggunakan barcode ditemukan maka akan mudah diketahui, karena krosceknya mudah sekali, karena kita menggunakan aplikasi," ungkapnya.

Sebagai tambahan Sticker ini merupakan sticker yang dipasang oleh pihak transportir, yang membuat pengadaan adalah transportir dengan dana swadaya. bukan berasa dari anggaran pemerintah daerah.

Baca juga: Stiker Angkutan Batubara Akan Diberi Warna Sesuai Pelabuhan Bongkar Muat

"Jadi swadaya sendiri dari transportir, usaha dia buat sendiri dengan uangnya sendiri kami hanya mengakomodir," tutupnya.

Ikuti berita terbaru Tribunjambi.com di Google News

Sumber: Tribun Jambi
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved