Jumat, 17 April 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Sidang Ferdy Sambo

Ferdy Sambo Disebut Dua Kali Membunuh Brigadir Yosua

Pengacara Keluarga Brigadir Yosua Hutabarat, Martin Lukas Simanjuntak menilai Ferdy Sambo dua kali membunuh Yosua.

Editor: Suci Rahayu PK
ist
Brigadir Yosua Hutabarat semasa hidup bersama Ferdy Sambo dan Putri Candrawati 

Update kasus Ferdy Sambo

TRIBUNJAMBI.COM - Pengacara Keluarga Brigadir Yosua Hutabarat, Martin Lukas Simanjuntak menilai Ferdy Sambo dua kali membunuh Yosua.

Pernyataan itu disampaikan Martin Lukas Simanjuntak di Sapa Indonesia Pagi KOMPAS TV, Rabu (4/1/2023).

“Saya lihat memang usahanya sih, ada usaha di persidangan dan ada usaha di luar persidangan, usaha di dalam persidangan adalah sesuai dengan sistem peradilan pidana kita yaitu melalui membantah pembuktian atau pun membuktikan sebaliknya dari dakwaan jaksa,” ucap Martin Lukas Simanjuntak.

“Lalu yang kedua usaha di luar persidangan ya, yang akhirnya mereka kontekstualisasi dengan persidangan juga, apa itu, penggiringan opini publik yang mencoba untuk membunuh karakter dari orang yang sudah dibunuh ya, jadi dua kali.”

Meski demikian, Martin menilai usaha Ferdy Sambo baik di dalam ataupun luar persidangan tidak efektif untuk lepas dari dakwaan jaksa.

Sebab, kata dia, publik sudah sangat tahu apa yang dilakukan oleh Ferdy Sambo dan Putri Candrawati sangat jahat sekali.

Baca juga: BREAKING NEWS Seorang Pemuda di Tanjung Jabung Barat Tega Habisi Nyawa Bapak dan Ibunya

Baca juga: Putusan Kasasi, Herry Wirawan Pemerkosa 13 Santriwati di Bandung Tetap Dihukum Mati

Bukan hanya soal tewasnya Brigadir Yosua, tapi juga tentang mengakibatkan puluhan anggota Polri terseret dalam masalah ini.

“Apa yang mereka lakukan itu sudah sangat, kita bilang jahat sekali, sehingga seandaikan benar apa yang mereka sampaikan sulit bagi kita untuk mempercayai hal tersebut,” ucap Martin.

“Apalagi jika tuduhan itu disampaikannya tidak berdasarkan bukti.”

Martin pun membeberkan tuduhan penasihat hukum Ferdy Sambo, Arman Hanis dan Febri Diansyah yang menyebut Brigadir Yosua berkrepribadian ganda berdasarkan kesimpulan dan analisis ahli psikologi forensik.

Faktanya di persidangan, kata Martin, ahli psikologi forensik Reni Kusumowardhani tidak menyebutkan Brigadir Yosua berkepribadian ganda.

“Kami enggak mendengar tuh si Bu Reni Kusumowardhani mengatakan bahwa Yosua itu berkepribadian ganda. Nah itu kan berarti analisis sesat ya,” ujar Martin.

“Tapi enggak apa-apa, kami hargai itu, kami anggap ini adalah bagian dari hak-hak mereka walaupun segala tindakan pasti ada konsekuensinya entah itu konsekuensi sosial atau konsekuensi yuridis.”

 

Simak berita terbaru Tribunjambi.com di Google News

Baca juga: Putusan Kasasi, Herry Wirawan Pemerkosa 13 Santriwati di Bandung Tetap Dihukum Mati

Baca juga: BREAKING NEWS Seorang Pemuda di Tanjung Jabung Barat Tega Habisi Nyawa Bapak dan Ibunya

Baca juga: Dulu Heboh Video Syur dengan Ariel NOAH, Begini Cara Luna Maya Bangkit: Aku Gak Takut Gagal Lagi

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved