Berita Tanjabtim

Jalan Rusak Parah, Warga Mendahara-Geragai Demo di Kantor Bupati dan DPRD, Minta Perbaikan Jalan

Sejumlah masyarakat dari kecamatan Mendahara dan Geragai Tanjung Jabung Timur mengelar aksi unjuk rasa di kantor bupati dan DPRD, menuntut perbaikan j

Penulis: Rifani Halim | Editor: Suci Rahayu PK
Tribunjambi.com/Rifani Halim
Sejumlah masyarakat dari kecamatan Mendahara dan Geragai Tanjung Jabung Timur mengelar aksi unjuk rasa di kantor bupati dan DPRD, menuntut perbaikan jalan yang rusak parah, Kamis (29/12/2022). 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARASABAK - Sejumlah masyarakat dari Kecamatan Mendahara dan Geragai Tanjung Jabung Timur mengelar aksi unjuk rasa di kantor bupati dan DPRD menuntut perbaikan jalan yang rusak parah, Kamis (29/12/2022).

Masyarakat ini membawa spanduk bertuliskan "Aliansi masyarakat Mendahara-Geragai mendesak percepatan perbaikan jalan yang rusak berat, karena dapat menyebabkan roda ekonomi masyarakat Mendahara -Geragai jadi sekarat."

Agus Sukarno Korlap aksi mengatakan, meminta dengan tegas agar pemerintah segera melakukan perbaikan jalan.

"Intinya dari subtansi gerakan hari ini, bagaimana jalan dari kecamatan Geragai menuju kecamatan Mendahara yang rusak berat diperbaiki dengan cepat. Minimal tanggap darurat," kata Agus bersama sejumlah masa aksi.

Lanjutnya, jalan yang mengalami kerusakan parah dari Geragai hingga Mendahara berjumlah 8 titik kerusakan. Untuk di Geragai terparah berada di blok A, Parit Selamet dan mulai masuk jalan Simpang Tabu.

Baca juga: Bupati Batanghari Lantik Pengurus GOW Batanghari Periode 2021-2026

Baca juga: Kasus Sapi Ngorok Masih Ada di Sarolangun, Puluhan Sapi Mati

"Terlebih saat air pasang, masyarakat sangat kesulitan saat melintas," ujarnya.

Agus menerangkan, pihaknya mengapresiasi jawaban dari Pemkab Tanjabtim. Namun, menuntut dan mendesak proses realisasi dalam waktu yang cepat.

"Jangan cuma jawaban tapi tidak ada realisasi. Sama seperti yang kita dengar tadi wakil bupati menanggapi dengan baik namun kita tidak tau nanti realisasi seperti apa, nanti kita tunggu," terangnya.

Dia menambahkan, jika tuntutan masyarakat tersebut tidak segera direalisasikan. Maka, masyarakat akan melakukan penutupan jalan kecamatan Geragai dan Mendahara. (Tribunjambi.com/Rifani Halim)


Simak berita terbaru Tribunjambi.com di Google News

Baca juga: Bupati Batanghari Lantik Pengurus GOW Batanghari Periode 2021-2026

Baca juga: Kasus Sapi Ngorok Masih Ada di Sarolangun, Puluhan Sapi Mati

Baca juga: Ribuan Orang Menyaksikan Penutupan MTQ ke-6 Tingkat Desa Muara Ketalo Tebo

Sumber: Tribun Jambi
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved