Berita Jambi
Seorang Wanita di Kota Jambi Jadi Korban Begal Payudara saat Pulang Kerja
Seorang wanita berinisial D (24) menjadi korban pelecehan seksual begal payudara oleh seorang orang tak dikenal (OTK) di Jalan Nusantara, Kelurahan Pa
Penulis: Aryo Tondang | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Seorang wanita berinisial D (24) menjadi korban pelecehan seksual begal payudara oleh seorang orang tak dikenal (OTK) di Jalan Nusantara, Kelurahan Payo Lebar, Kecamatan Jelutung, Kota Jambi, pada Rabu (21/12) tadi malam sekira pukul 22.00 WIB.
Insiden ini terjadi saat korban baru saja pulang kerja menuju ke kos, kemudian melintas di kawasan tersebut, yang di mana pelaku saatbitu sedang nongkrong bersama beberapa orang.
Saat itu, korban yang sedang memperlambat laju kendaraannya karena adanya polisi tidur, dengan tiba-tiba dihampiri pelaku, dan langsung menjalankan aksinya.
"Pas aku lewat kan ada polisi tidur depan toko jahit itu, karena ada polisi tidur jadi saya pelan, setelah itu dia nyamperin aku kayak mau ngasih barang, tapi tiba-tiba dia langsung mendekat dan melakukan perbuatannya," kata D, saat dikonfirmasi tribun, Kamis (22/12/2022).
Spontan korban kaget sambil teriak memarahi pelaku.
"Saya marahin, dan saya sampai ngucap astaghfirullah, saya bilang awas kau yo," katanya.
Saat itu, D langsung pulang ke kosnya, yang tidak jauh dari lokasi kejadian.
"Dio (pelaku, red) bukannya merasa bersalah, malah ketawa, teman-temannya yang lain juga ikut ketawa," kata D.
Saat tiba di kost, korban langsung memberitahu kejadian itu kepada teman satu kostnya dan juga memberitahu warga sekitar serta ibu yang dipercayai untuk menjaga kost tersebut.
Lantas, korban bersama warga dan lainnya langsung menuju ke rumah Ketua RT 29, Lebak Bandung, untuk melaporkan kejadian ini dikarenakan korban merupakan warga RT 29.
Dihadapan Ketua RT 29, korban menceritakan kronologis kejadian dan mengungkapkan bahwa sebelumnya korban juga sudah sering diikuti oleh pelaku OTK tersebut.
"Sudah sering dia (pelaku, red) cegat saya di jalan situ, dia minta nomor wa gak saya kasih. Jadi dia sering ikutin saya sampai ke depan kost, bahkan sampai ke lampu merah Simpang Kawat kalau aku mau pergi, juga diikuti sama dia," jelasnya.
Untuk saat ini, Ketua RT 29 sudah mengantongi identitas terduga pelaku pelecehan seksual tersebut dan akan melaporkan kejadian ini ke Bhabinkamtibmas setempat untuk diselidiki lebih lanjut.
Simak berita terbaru Tribunjambi.com di Google News
Baca juga: Angka Stunting di Kabupaten Tebo Turun Drastis
Baca juga: Petani di Muarojambi Ini Panen 12 Ton Semangka Non Biji
Baca juga: 14 Hari Libur Sekolah, Disdikbud Batanghari Imbau Orang Tua untuk Evaluasi Semester Ini