Perang Rusia Ukraina

Ukraina Krisis Energi di Musim Dingin, 70 Negara Cari Solusi Beri Bantuan

Ukraina dilaporkan dapat bantuan 70 negara di tengah perjuangan menghadapi invasi Rusia sejak Februari 2022 silam

Penulis: Heri Prihartono | Editor: Heri Prihartono
Sumber Video Tribun Timur
Kondisi kota di Ukraina pasca diinvasi Rusia. Infrstruktur energi negara itu pun hancur sehingga alami krisis di musim dingin. 

TRIBUNJAMBI.COM - Dikabarkan 70 negara dan organisasi internasional berkumpul di Paris sepakat membantu Ukraina.

Kini negara itu sedang berjuang menghadapi invasi Rusia sejak Februari 2022 silam.

Pertemuan itu merespon permintaan bantuan Presiden Zelensky terkait sumber energi Kiev yang menipis saat musim dingin tiba/


Presiden Prancis Emmanuel Macron mengatakan jika mereka mencari solusi atas permasalahan Ukraina.

Ukraina dijanjikan uang dan peralatan untuk membantu melakukan perbaikan selama beberapa bulan ke depan.

Termasuk perbaikan untuk sistem listrik, pemanas, air, perawatan kesehatan dan transportasi Ukraina, semuanya hancur oleh serangan Rusia selama berbulan-bulan.

“Ini bukti nyata bahwa Ukraina tidak sendiri,” kata Presiden Emmanuel Macron dari Prancis saat membuka KTT satu hari, diapit oleh Denys Shmyhal (Perdana Menteri Ukraina) dan Olena Zelenska (Ibu negara Ukraina), dikutip dari New York Times.

6 Juta Rakyat Ukraina Menderita

Dilaporkan 6 juta rakyat Ukraina menderita karena tak ada pasokan energi listrik selama musim dingin, Rusia legalkan serangan.

Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov menyebut  serangan  terhadap infrastruktur energi Ukraina adalah sesuatu yang ilegal.

"Infrastruktur ini mendukung kemampuan tempur angkatan bersenjata Ukraina dan batalyon nasionalis," kata Lavrov dalam konfrensi pers pada Kamis (1/12/2022).

Serangan Moskow bertujuan meminimalkan jumlah korban sipil.

Sementara itu dampak besar dirasakan warga akibat serangan tersebut.

Dilansir Independent, Zelensky berharap pada bantuan PBB untuk mengatasi negaranya.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved