Dinkes Tanjabtim Keluarkan Surat Edaran Imbauan Penghentian Sirop Paracetamol Anak

Dinas Kesehatan Kabupaten Tanjabtim mengeluarkan surat imbauan terkait dengan penghentian sementara pemakaian obat sirup Paracetamol untuk anak.

Penulis: Rifani Halim | Editor: Teguh Suprayitno
Promises
Ilustrasi obat sirop. 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARASABAK- Menindaklanjuti Surat Edaran dari Kementerian Kesehatan RI, Dinas Kesehatan Kabupaten Tanjabtim mengeluarkan surat imbauan terkait dengan penghentian sementara untuk penjualan maupun pemakaian obat sirop Paracetamol untuk anak-anak.

Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Tanjabtim Jumati berujar, meskipun di Kabupaten Tanjabtim belum ditemukan kasus gagal ginjal yang diakibatkan obat sirop tersebut, namun pihaknya tetap waspada.

"Imbauan itu ditujukan kepada Puskesmas, rumah sakit dan apotek. Kita menganjurkan untuk obat demam menggunakan obat puyer atau bodrexin," ujarnya, Kamis (15/12/2022).

Sementara itu, dia menambahkan pihaknya saat ini masih menunggu informasi dari Balai POM, apakah betul di dalam sirop tersebut terindikasi dapat menyebabkan gagal ginjal atau tidak. Jadi untuk sementara ini pihaknya hanya bisa mengeluarkan imbauan.

Baca juga: Kasus Obat Sirop Penyebab Gagal Ginjal Akut, Bareskrim Periksa Petinggi BPOM

"Balai POM sekarang sedang melakukan pengecekan terhadap sirop tersebut, maka dari itu kita tunggu saja hasilnya, baru lah nanti kita tindaklanjuti lagi seperti apa," tambahnya.

Ia berharap, kasus terbaru ini tidak ditemukan di Kabupaten Tanjabtim. Kepada para orang tua diimbau untuk saat ini tidak menggunakan Paracetamol ke anak yang sedang demam, tapi dianjurkan untuk banyak meminum air putih. 

"Hindari sementara sirop Paracetamol pada anak, usahakan berikan banyak air putih dan berikan obat lain seperti obat tablet," tutupnya.

Baca juga: Kasus Obat Sirop, BPOM Diminta Bertanggungjawab Karena Dinilai Lalai Soal Pengawasan

Baca berita terbaru Tribunjambi.com di Google News

Sumber: Tribun Jambi
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved