Melihat Masa Kejayaan Bioskop Jambi di Tempoa

Peninggalan kejayaan bioskop di Tanah Sepucuk Jambi Sembilan lurah ini tersimpan rapi di Museum Bioskop di Jalan Tempoa, Jelutung, Kota Jambi.

Penulis: M Yon Rinaldi | Editor: Teguh Suprayitno
Tribunjambi/M Yon Rinaldi
Museum Bioskop di Jalan Tempoa, Jelutung, Kota Jambi menyimpan peninggalan kejayaan bioskop di Tanah Sepucuk Jambi Sembilan Lurah. 

 


TRIBUNJAMBI.COM,JAMBI - Era 1970an hingga medio 1990an menjadi tahun emas dunia perfilman tanah air, kala itu film lokal menjadi tuan rumah di tanah sendiri.

Beberpa judul film laris kala itu namanya masih menggaung sampai saat ini, seperti Galih dan Ratna, catatan si Boy, lupus, Nagabonar, tuturtrinular, satria bergitar hingga yang paling ikonik Warkop DKI, bahkan beberapa dari judul terkenal tersebut di buat ulang dan tetap mampu diterima pasar.

Era tersebut juga melahirkan insan perfilman yang namanya masih diperhitungkan sampai saat ini, mungkin kalian tidak asing dengan nama Dedi Mizwar, Dede Yusuf, Cristin Hakim hingga Indro Warkop dimana mereka menjadi bintang kala itu.

Manisnya dunia perfilman kala itu berbanding lurus dengan bisnis bioskop, hampir di setiap daerah di Indonesia memiliki bioskop tidak terkecuali di Provinsi Jambi.

Setidaknya ada 9 bioskop di Kota Jambi yang siap memberikan fasilitas terbaiknya kala itu. Mulai dari Bioskop Mega, Bioskop Ria, Bioskop Duta, Bioskop Murni, Bioskop Sumatera 1 dan 2, Bioskop President, Bioskop Mayang dan Bioskop Sitimang.

Kini Industri bioskop sudah tidak sejaya dahulu, walaupun dunia perfilman tanah air mencoba untuk bangkit kembali.

Baca juga: VIDEO: Mengenang Bioskop Tua Jambi di Tempoa Gallery, Jadi Museum Memorabilia Bioskop Jambi

Mulai hadirnya TV lokal sejak akhir 1989 membuat minat masyarakat untuk mengunjungi bioskop menurun, berganti dengan acara TV. Apa lagi salah satu TV nasional hadir dengan program Layar Emasnya yang menghadirkan berbagai film Hollywood.

Tidak hanya TV analog, hadirnya video kaset dan di teruskan dengan VCD dan DVD semakin membuat bioskop kehilangan peminat hingga akhirnya mati suri kala itu.

Kini peninggalan kejayaan bioskop di Tanah Sepucuk Jambi Sembilan lurah ini tersimpan rapi di Museum Bioskop yang berlokasi di Jalan Tempoa, Jelutung, Kota Jambi.

Lokasi Bioskop yang terintegrasi dengan dengan cafe dan hotel ini menghadirkan berbagai artefak sejarah mulai dari proyektor, kursi lawas, poster hingga media promosi untuk dunia hiburan kala itu.

Pengunjung yang datang akan di hadirkan dengan berbagai poster filem lawas. Di sini kita akan di ajak bernostalgia ke era 1970an hingga medio 1990an.

Beberpa poster lawas seperti Warkop DKI, Lupus, hingga berbagai seri filem Roma irama hadir di sini.

Bioskop Sumatera yang masih tetap eksis sampai sekarang
Bioskop Sumatera yang masih tetap eksis sampai sekarang (TRIBUNJAMBI/QOMARUDDIn)

Setelah puas menikmati berbagai poster kita bisa melihat berbagai peralatan penayangan filem tempo dulu.

Di lantai bawah dari gedung ini, kita akan di hadirkan beberpa set proyektor tempo dulu yang masih terawat.

Kemudian kita akan di suguhkan dengan set bioskop lawas lengkap dengan kursi lawas yang di gunakan kala itu.

Di sini kita akan mengetahui, saat itu bioskop di Jambi mengunakan tiga jenis kursi. Berbeda jauh dengan kursi bioskop saat ini yang lebih mengedepankan kenyamanan.


Tidak hanya itu, kita juga akan di ajak melihat bagaimana teknik promosi Dunia hiburan kala itu dengan menyuguhkan peralatan yang masih terawat.

Di bagian ini, kita mengetahui jika di kala. Itu untuk mempromosikan sebuah filem mengunakan pengeras suara yang di tarik dengan gerobak dorong. Mulai ke tahun 80an barulah mengunakan mobil pick up.

Di Lantai atas, kita di suguhkan berbagai poster lawas filem-filem populer kala itu.

Rachmadi A, Pemilik Musium Bioskop Mengatakan Di Museum Bioskop Jambi, di Jalan Tempoa, kita jelajahi suatu masa ketika bioskop menjadi tempat hiburan populer masyarakat Jambi. Misi kami adalah untuk memberi wawasan yang menginspirasi masyarakat untuk mengembangkan peradaban dengan lebih baik, karena dalam kegiatan menjalankan bioskop ini kita dapat mempelajari berbagai aspek, seperti kesenian, teknologi, bisnis, dan kebudayaan masyarakat. Galeri kami akan menyoroti pokok-pokok perjalanan penting dari budaya yang terkait dengan bioskop.

"Didampingi oleh Fakultas Seni Rupa Institut Kesenian Jakarta (FSR IKJ), Tempoa Art Gallery Jambi akan terus mengembangkan Museum Bioskop menjadi sebuah model ideal privat museum atau rumah koleksi yang mampu menjadi salah satu sisi wajah Kota Jambi,"' ujarnya 

"Tim kami akan mengembangkan terus museum ini menjadi lebih lengkap. Bukan hanya dari koleksi keluarga Lie, namun ke depannya juga akan mengoleksi benda-benda dan menampilkan informasi serta data tentang perbioskopan dari seluruh Indonesia juga dunia," tambahnya.

Lebih Lanjut Rachmadi, menceritakan berdirinya musium bioskop ini di sebabkan keluarga Lie menyimpan artefak kegiatan menjalankan usaha Bioskop sejak tahun 1970. Tanpa disadari, sudah terjadi proses preservasi dari barang-barang yang terkait dengan Bioskop, mulai dari peralatan yang vital, seperti proyektor, layar, baliho dan kursi bioskop, hingga bon-bon dan kuitansi transaksi masih disimpan rapi sampai sekarang. Tidak terbayangkan sampai 50 tahun kemudian, benda-benda yang disimpan ini dapat menjadi Museum.

"Informasi tentang keberadaan koleksi ini sudah tersebar dan sudah banyak pihak yang tertarik untuk mengembang- kan. FSRS-IKJ juga mendengar informasi ini dan pada tahun 2017, FSR-IKJ meminta izin kepada Tempoa Art Gallery untuk mulai mencatat dan mendokumentasikan koleksi baliho sebagai bagian dari program Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat," ujarnya.

"Dalam diskusi antara FSR-IKJ dan Tempoa Art Gallery dibahas bagaimana pentingnya koleksi dari keluarga Lie ini bagi masyarakat. Akhirnya, terjadi kesepakatan untuk bekerjasama mengembangkan gedung Tempoa Art Gallery dan koleksinya ini sebagai museum untuk umum. Berawal dari kecintaan dan ketekunan dalam menjalankan pekerjaan dari keluarga Lie, Museum Bioskop Jambi ini bisa terwujud," pungkasnya.

Baca berita terbaru Tribunjambi.com di Google News

Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved