Berita Jambi

Ditlantas Polda Jambi Minta Dishub Serius Awasi Truk Langgar Tonase di Jembatan Timbang

Fungsi pengawasan dan pengontrolan harus benar-benar dilakukan di jembatan timbang, agar truk tidak nakal dan nekat mengangkut muatan lebih

Penulis: Aryo Tondang | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
istimewa
Direktur Lalu Lintas Polda Jambi, Kombes Pol Dhafi. 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Ditlantas Polda Jambi meminta agar Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Jambi serius mengawasi truk angkutan batubara yang over loading.

Hal itu dikatakan Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Jambi, Kombes Pol Dhafi.

Kombes Pol Dhafi bilang, fungsi pengawasan harus lebih diperketat dan dilakukan dengan baik di jembatan timbang, agar truk batubara yang melebihi jumlah tonase tidak dapat melintas.

Menurutnya, dalam pengaturan truk batubara ini, pihaknya selalu menekankan dan meminta agar semua angkutan batubara harus berafiliasi dengan perusahaan.

"Ini ada unsur kesengajaan ya, terus terang saja, kenapa angkutan dibiarkan sendiri, jadi kita tidak bisa nindak, masalahnya itu aturan ke dalam, aturan dari Kementerian ESDM sendiri," kata Kombes Pol Dhafi, Senin (5/12/2022).

"Yang terkait jalan itu ada 6 pilar, kawan-kawan sudah pada tahu itu, dan untuk tonase ini ya pilar ke dua, yakni Dishub yang harus berperan," sambungnya.

Ia menjelaskan, fungsi pengawasan dan pengontrolan harus benar-benar dilakukan di jembatan timbang, agar truk tidak nakal dan nekat mengangkut muatan lebih dari yang ditentukan.

"Kalau tidak dikontrol, ya bisa angkutannya lebih dar 11 ton, bisa 13 sampai 15 ton," tegasnya.

Lanjut, Dhafi mengatakan, dalam hal ini pihaknya hanya mengontrol dan melakukan pengawasan terkait pengaturan jumlah truk batubara yang boleh beroperasi.

Di mana, saat ini, pihaknya juga telah berkordinasi dengan pihak KSOP hingga Pelabuhan Talang Duku untuk memastikan agar jumlah truk batubara yang keluar dari mulut tambang dan sampai di Pelabuhan Talang Duku tidak lebih dari 4 ribu truk.

"Untuk hal ini, ya pilar ke dua itu wajib ada kontrol dan pengawasan, hingga pemeriksaan secara berkala," pungkasnya.

Sebelumnya, Kapolda Jambi Irjen Pol Rusdi Hartono meminta kepada pengusaha tambang dan sopir truk batubara agar mengikuti peraturan yang sudah disepakati bersama-sama.

Kapolda Jambi melalui Kabid Humas Polda Jambi, Kombes Pol Mulia Prianto mengatakan, semua pihak yang sudah sepakat dengan dibukanya jalan tersebut, agar mematuhinya.

Sebab, pihak Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) wilayah VI telah melakukan perbaikan Jalan sridadi, Kabupaten Batanghari.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jambi
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved