Erupsi Gunung Semeru

Gunung Semeru Semburkan Awan Panas 1500 Meter, Warga Diminta Waspada

Gunung Semeru kembali mengalami erupsi besar semburkan awan panas 1500 meter. 

Penulis: Darwin Sijabat | Editor: Heri Prihartono
DOK Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi Pos Pantau Semeru
Gunung Semeru kembali mengalami erupsi besar semburkan awan panas 1500 meter.  

 


TRIBUNJAMBI.COM - Sejak mengalami fluktuasi pada Jumat (2/12/2022), Gunung Semeru kembali mengalami erupsi besar semburkan awan panas 1.500 meter. 

Peristiwa ini terjadi pada Minggu (4/11/2022) dini hari itu setelah satu tahun silam, tepatnya pada Desember 2021 lalu.

Erupsi yang mengeluarkan awan panas terjadi sekitar pukul 2:46 dini hari.

Liswanto, Kepala Pos Pantau Semeru, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi mengungkapkan bahwa ketinggian guguran material awan panas gunung mencapai 1.500 meter.

Pihaknuya menyatakan status Gunung Semeru pasca erupsi dini hari tadi menjadi Level III Siaga.

"Sumber awan panas berasal dari tumpukan material di  ujung lidah lava, yang berada sekitar 800 meter dari puncak Kawah Jonggring Seloko," beber Liswanto dikutip dari Tribunjatim.com, Minggu (4/12/2022).


"Awan Panas Guguran tersebut berlangsung menerus dan hingga pukul 06.00 WIB. Jarak luncur telah mencapai 7 km dari puncak ke arah Besuk Kobokan," tambahnya. 


Guguran awan panas juga dibarengi dengan catatan kegempaan vulkanis yang fluktuatif.


Otoritas mencatat terekam sebanyak 8 kali gempa letusan dan 1 gempa awan panas guguran yang masih berlangsung hingga pukul 06:00 WIB.


"Sehingga menunjukkan aktivitas erupsi dan awan panas guguran di Gunung Semeru masih sangat tinggi," ungkapnya.


PVMB juga memperingatkan adanya potensi terjadinya aliran lahar yang masif lantaran curah hujan di wilayah Kabupaten Lumajang sedang tinggi.


"Selain berpotensi terjadi awan panas, potensi terjadinya aliran lahar juga masih tinggi mengingat curah hujan yang cukup tinggi di Gunung Semeru," pesannya.


Masyarakat juga diminta tidak beraktivitas pada radius 13 kilometer pada sisi Besuk Kobokan.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved