Gerindra Targetkan 11 Kursi DPRD Provinsi Jambi Pada Pileg 2024
DPD Partai Gerindra Provinsi Jambi menargetkan raih 11 kursi di DPRD Provinsi Jambi pada Pemilu Legislatif 2024.
Penulis: Danang Noprianto | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - DPD Partai Gerindra Provinsi Jambi menargetkan raih 11 kursi di DPRD Provinsi Jambi pada Pemilu Legislatif 2024.
Saat ini Gerindra sudah memiliki 7 kursi di DPRD Provinsi Jambi, sehingga targetnya bisa menambah 4 kursi lagi agar bisa menjadi 11 kursi.
"Kita punya target meningkatkan jumlah kursi, dari yang hari ini 7 kita punya target itu nenjadi 11 kursi," kataKetua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPD Gerindra Provinsi Jambi, Noviardi Ferdi, Minggu (4/12/2022).
Selain meningkatkan jumlah kursi DPRD Provinsi Jambi, target Gerindra juga bisa meningkatkan sebanyak 10 kursi lagi dari jumlah keseluruhan perolehan kursi DPRD Kabupaten/Kota se-Provinsi Jambi.
"Dari total keseluruhan kursi di kabupaten/kota 47, kita ingin naik menjadi 57, kita targetkan bisa dapat 10 kursi lagi," ujarnya.
Untuk mencapai target tersebut, kini Ketua Bappilu sedang melakukan Pembekalan Bacaleg, untuk tingkat Provinsi sudah dilaksanakan, dan untuk tingkat Kabupaten/kota sudah dimulai dan ditargetkan akan selesai pada awal Januari 2023.
"Caleg yang akan kita tampilkan sudah selesai, sudah siap bertarung, siap akomodatif, tinggal mengarahkan untuk mencari dukungan sebanyak mungkin," ungkapnya.
Selain target di kursi DPRD Provinsi dan Kabupaten/Kota, Noviardi mengatakan bahwa Gerindra menargetkan pada Pemilihan Presiden 2024 suara Prabowo naik 10 persen, yang pada 2019 sebanyak 58 persen, naik menjadi 68 persen.
"Pesentase kemenangan Prabowo dari 58 persen menjadi sekitar 68 persen, dengan asumsi 2 pasang, kalau 3 pasang tentu ada penyesuaian," tutupnya.
Simak berita terbaru Tribunjambi.com di Google News
Baca juga: Kepala Dinas PUPR Provinsi Jambi Sebut Proyek Multiyears Berjalan Tanpa Kendala
Baca juga: Ini Jadwal Pelantikan 39 Kepala Desa Terpilih di Tebo
Baca juga: Pj Bupati Tebo Tegaskan Kepala Desa Terpilih Harus Bisa Mengayomi