Sidang Ferdy Sambo

ART Ferdy Sambo, Kodir Mondar-mandir di Depan Rumah Sambo saat Brigadir Yosua Dieksekusi

Majelis hakim menyoroti rekaman CCTV kompleks Polri Duren Tiga yang memperlihatkan asisten rumah tangga keluarga Ferdy Sambo, Diryanto alias Kodir yan

Editor: Suci Rahayu PK
Kompas TV
Rekaman CCTV Detik-Detik Penembakan Brigadir Yosua 

Update kasus Ferdy Sambo

TRIBUNJAMBI.COM - Majelis hakim menyoroti rekaman CCTV kompleks Polri Duren Tiga yang memperlihatkan asisten rumah tangga keluarga Ferdy Sambo, Diryanto alias Kodir yang mondar-mandir di hari tewasnya Brigadir Yosua.

Kodir, ART Sambo dinilai berbohong saat memberikan keterangan di sidang sebelumnya.

Rekaman CCTV di depan rumah dinas Ferdy Sambo di kompleks Polri, Duren Tiga, Jakarta Selatan saat insiden penembakan dibongkar dalam sidang lanjutan perintangan penyidikan pembunuhan Brigadir Yosua Hutabarat di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan yang digelar 1 Desember 2022.

Asisten Rumah Tangga Ferdy Sambo, Diryanto alias Kodir
Asisten Rumah Tangga Ferdy Sambo, Diryanto alias Kodir (Kompas Tv)

Dalam video terlihat asisten rumah tangga Ferdy Sambo Diryanto alias Kodir mondar mandir di depan rumah saat hari tewasnya Brigadir Yosua yakni kisaran pukul 17.00 hingga 17.12 WIB.

Kodir yang sempat berdiri di depan rumah tiba-tiba berlari masuk ke dalam rumah ketika mendengar suara tembakan.

Setelah penembakan, Kodir pun kembali terlihat berlari-lari di depan rumah Ferdy Sambo.

Dari rekaman CCTV itu, Kodir tampak mondar-mandir setelah penembakan terhadap Brigadir Yosua.

Ia keluar masuk rumah Ferdy Sambo.

Baca juga: Kamaruddin Sebut Ferdy Sambo Dendam Pada Brigadir Yosua Terkait Si Cantik

Baca juga: Cristiano Ronaldo Tergiur Pindah ke Chelsea setelah Putus Kontrak dengan Manchester United

Bahkan tampak ia sampai bertelanjang kaki bolak balik.

Selain itu, Kodir juga terlihat sempat berkomunikasi dengan mantan ajudan Ferdy Sambo, Adzan Romer.

Hakim Suhel pun tampak bertanya-tanya sambil menonton saat rekaman sedang diputar.

Hakim Suhel juga menyayangkan rekaman CCTV itu tidak diputar ketika dilakukan pemeriksaan terhadap Kodir waktu dihadirkan sebagai saksi.

Hakim Suhel meyakini jika CCTV itu diputar, Kodir tak akan bisa berdalih terkait posisinya yang sebenarnya saat peristiwa penembakan Brigadir Yosua terjadi.


Simak berita terbaru Tribunjambi.com di Google News

Baca juga: Jalan Sridadi Rencananya Dibuka Senin Sore, Truk Batu Bara akan Segera Beroperasi

STAI Maarif Jambi Gelar Pembacaan Yasin dan Tahlil Pra Wisuda ke XVIII

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved