Berita Muaro Jambi

Tak Indahkan Peringatan, DLH Muaro Jambi Tutup Aktivitas PT PAL Sungai Gelam

Setelah beberapa kali dilakukan peringatan keras, akhirnya Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Muaro Jambi menutup aktivitas di PT Prosympac Agro Lestari

Penulis: Muzakkir | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
Ist
Setelah beberapa kali dilakukan peringatan keras, akhirnya Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Muaro Jambi menutup aktivitas di PT Prosympac Agro Lestari (PAL). 

TRIBUNJAMBI.COM, SENGETI - Setelah beberapa kali dilakukan peringatan keras, akhirnya Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Muaro Jambi menutup aktivitas di PT Prosympac Agro Lestari (PAL).

Perusahaan yang terletak di Desa Sido Mukti Kecamatan Sungai Gelam Kabupaten Muaro Jambi itu telah melakukan aktivitas yang mencemari lingkungan, dimana mereka dengan sengaja membuang limbah ke lingkungan.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Evi Sahrul mengatakan, ditutupnya seluruh aktivitas PT PAL karena perusahaan tersebut terbukti melakukan pencemaran terhadap lingkungan.

"Ditemukan baypass air limbah pada kolam 12 yang mengalir ke media lingkungan, kemudian ditemukan juga baypass air dari produksi dan air steam boiler yang mengalir melalui drainase air hujan ke media lingkungan dan ditemukan kegiatan penyedotan air limbah pada kolam 2 (Dua) yang dipergunakan untuk penyiraman tangkos (komposting) di lokasi belakang perumahan milik perusahaan," ungkapnya.

Menurut Evi, DLH Muaro Jambi pada tanggal 21 September yang lalu telah memberikan teguran tertulis kepada Pimpinan Perusahaan PT PAL agar tidak membuka Instalasi Saluran Pembuangan limbah.

"Hari ini kita melakukan penutupan instalasi saluran pembuangan air PT Prosympac Agro Lestari (PT. PAL), dimana kita ketahui bahwa Perusahaan ini di Tanggal 21 September 2022 yang lalu kita berikan teguran tertulis, ternyata sampai saat ini proses produksi masih dilakukan. Dan benar prediksi kami bahwa pihak perusahaan melakukan pembuangan dengan cara bypast ke beberapa tempat," sebut Evi Sahrul.

Pada waktu itu pihaknya sudah melakukan penutupan saluran pembuangan, dan sengaja dibuka oleh pihak perusahaan, dan ini otomatis mengakibatkan debit kolam limbah di PT Pal ini bertambah.

"Artinya, PT PAL ini harus menghentikan seluruh kegiatan yang ada, sehingga tidak mencemari lingkungan yang ada Desa sido mukti ini," tegasnya.

Lebih lanjut kepala DLH Muaro Jambi menjelaskan PT PAL hingga saat ini belum melakukan perubahan beberapa poin yang disampaikan diantaranya, persetujuan lingkungan atau izin lingkungan, menyampaikan laporan pelaksanaan UKL - UPL kepada Dinas Lingkungan Hidup, Melakukan identifikasi dan pencatatan jenis limbah B3 yang dihasilkan, Melakukan pengelolaan limbah B3 dan melengkapi sarana dan prasarana TPS limbah B3, Melakukan pengujian air permukaan, air limbah, udara embient, emisi udara dan kebisingan, Memiliki persetujuan teknis pemenuhan baku mutu air limbah dan Memiliki persetujuan teknis pemenuhan baku mutu emisi udara.

"Jadi untuk sementara ini kita tutup dulu semua kegiatan yang ada disana sampai mereka melakukan perubahan yang kita minta tersebut," pungkasnya.

Simak berita terbaru Tribunjambi.com di Google News

Baca juga: Presiden Jokowi Serahkan Sertifikat ke SAD 113, Edi Purwanto Bersyukur Konflik Lahan Selesai

Baca juga: Evi Suherman Tinjau Pembangunan Jalan Multiyears di Batang Asai, Ajak Masyarakat Ikuti Mengawasi

Baca juga: Jaga Bentuk Tubuh, Natasha Wilona Hampir 2 Tahun Tidak Makan ini

Sumber: Tribun Jambi
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved