Berita Tebo

Pimpinan Ponpes di Tebo Diduga Lecehkan Santrinya, Kemenag Usul Izin Pesantren Dibekukan

Belum lama ini Pimpinan Pondok Pesantren di Kecamatan Tebo Tengah, Kabupaten Tebo melakukan pelecehan terhadap muridnya.

Penulis: Sopianto | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
Tribunjambi.com/Sopian Arfan
Darmawi Kasi Pendikan Agama Islam Kemenag Tebo 

TRIBUNJAMBI.COM, TEBO - Belum lama ini pimpinan pondok pesantren di Kecamatan Tebo Tengah, Kabupaten Tebo melakukan pelecehan terhadap santrinya.

Atas perbuatannya Kementerian Agama (Kemenag) Tebo mengajukan ke pusat agar izin pesantren dibekukan.

Darmawi Kasi Pendikan Agama Islam Kemenag Tebo membenarkan, bahwa sudah diajukan ke pusat untuk pembekukan salah satu ponpes di Kecamatan Tebo Tengah itu.

Hingga saat ini pihaknya sedang menunggu dari informasi kapan surat pembekuannya keluar.

"Kami dak biso memastikan jugo kapan turun suratnyo," ucapnya.

Dirinya menyebut, syarat untuk mengajukan pembekuan itu adalah KBMnya tidak berjalan lagi, masyarakat tidak berkenan adanya ponpes itu, dan ponpes tersebut juga bermasalah.

Ponpes yang diajukan pembebuan ini disebakan ada kesalahan yakni pimpinan ponpes melakukan melakukan pelecehan ke santrinya.

Selain dari ponpes yang bermasalah di Kabupaten Tebo ada satu yang diajukan pembekuan, namun berbeda persoalan.

Ponpes tersebut diajukan pembekuan disebabkan karena proses administrasi tidak berjalan.

Diketahui di Kabupaten Tebo ada 50 Ponpes yang aktif sebelum diajukan 2 ponpes dibekukan.

"Artinya ponpes yang aktif tinggal 48," ungkapnya

Simak berita terbaru Tribunjambi.com di sini

Baca juga: Gatier Tegaskan Mbappe Senang di PSG, Sedangkan Masa Depan Messi Belum Ditentukan 

Baca juga: Resep Kerang Hijau, Tambahkan Belimbing Wuluh dalam Bumbu

Baca juga: Ratusan Ruang Belajar di Muaro Jambi Rusak, Dinas Pendidikan Upayakan Perbaikan

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved