Keluarga Brigadir Yosua Tanggapi Soal Nominal Rp100 Triliun di Rekening BNI

Kabar rekening BNI atas nama Brigadir Yosua Hutabarat dengan nominal hampir Rp100 triliun dalam salinan penghentian transaksi beredar ke publik.

Penulis: Danang Noprianto | Editor: Teguh Suprayitno
CAPTURE YOUTUBE IRMA HUTABARAT
Salinan dokumen tentang rekening Brigadir Yosua Hutabarat 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Kabar rekening BNI atas nama Brigadir Yosua Hutabarat dengan nominal hampir Rp100 triliun dalam salinan penghentian transaksi beredar ke publik.

Ibu Brigadir Yosua, Rosti Simanjutak mengaku telah menerima salinan penghentian transaksi dari Bank BNI tersebut sejak Agustus lalu.

"Itu dikirim dari BNI bulan 8, udah ku kirim ke pengacara, pengacara udah tahu," ucapnya, Kamis (24/11/2022) malam.

Ia mengatakan setelah mendapat salinan dari Bank BNI tersebut keluarga langsung menanyakan perihal surat tersebut kepada pihak Bank pada Kantor Cabang Jambi.

"Sudah ditanyakan ke Bank, sesudah datang surat itu, surat resmi dari BNI ke keluarga, langsung berangkat lah kami ke Jambi mengecek," ucapnya.

Namun saat menanyakan perihal nominal yang ada di Bank, pihak keluarga tidak mendapatkan jawaban apapun.

Kata dia pihak Bank hanya memberikan jawaban bahwa pihaknya tidak memiliki wewenang untuk memberitahukan jumlah nominal yang ada di dalam rekening atas nama Brigadir Yosua.

Baca juga: Misteri Rekening Atas Nama Brigadir Yosua Hutabarat, Saldo Nyaris Rp 100 Triliun

"Untuk mengetahui nominalnya aja, bukan mau ngambil, kami nggak ada wewenang katanya," ungkapnya.

Rosti mengaku kecewa karena sebagai ahli waris bahkan untuk mengetahui jumlah nominal yang ada dalam rekening anaknyapun tidak bisa.

Pihak BNI juga beralasan jika pihaknya mengikuti aturan karena sedang dalam penanganan PPATK.

Sementara perihal nominal yang tertulis di salinan tersebut keluarga mendapat penjelasan jika itu bukan nominal asli dalam rekening, namun itu merupakan tanda pemblokiran.

"Kalau di salinan itu emang dibuat nominalnya seperti itu, itu tanda pemberhentian pemblokiran katanya," ucapnya.

Rosti juga mengkonfirmasi kepada pihak pengacara atas nama Nelson, yang juga menjawab hal yang sama yakni merupakan tanda pemblokiran.

Diketahui bahwa Rekening BNI Brigadir Yosua dibuka di Cabang Cibinong, Jakarta.

Baca juga: Brigadir Yosua Punya 2 Rekening BNI, Benarkah Nilai Nominal hanya Kode dan Bukan Saldo?

Perlu diketahui bahwa bukan hanya BNI, namun juga Mandiri dan BCA, semua Rekening Bank atas nama Brigadir Yosua belum kembali ke tangan ahli waris.

"Semua rekening kita belum tahu keberadaannya, isinya ATM-nya, semuanya lenyap nggak ada sampai sekarang ke tangan kami," ungkapnya.

Baca berita terbaru Tribunjambi.com di Google News

Sumber: Tribun Jambi
  • Baca Juga
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved