Vaksinasi Polio di Tanjabtim Capai 90.2 Persen hingga November
Untuk mengantisipasi agar kasus polio tak terjadi di Kabupaten Tanjabtim pihak dinkes akan terus berupaya mengejar imunisasi polio melalui tetes.
Penulis: Rifani Halim | Editor: Teguh Suprayitno
TRIBUNJAMBI.COM, MUARASABAK- Sampai saat ini Dinas Kesehatan Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim) belum menemukan adanya kasus polio yang menyerang anak-anak, karena cakupan vaksinasi polio tahun ini berjalan baik.
Untuk mengantisipasi agar kasus polio tak terjadi di Kabupaten Tanjabtim pihak dinkes akan terus berupaya mengejar imunisasi polio melalui tetes dan suntik.
"Sepanjang tahun 2022 hingga bulan November, imunisasi polio telah dilakukan sebanyak empat kali dengan Capai 90.2 persen di 11 kecamatan yang ada. Optimalisasi imunisasi polio ini diberikan kepada bayi usia satu hingga enam bulan," kata Ernawati kadis kesehatan Tanjabtim, Rabu (23/11/2022).
Ernawati meminta, kepada masyarakat, terkhusus ibu mengandung agar memeriksa kandungannya di fasilitas kesehatan karena memiliki alat kesehatan yang steril, sumber daya manusia (SDM) berkompeten.
Serta mengimbau kepada para orang tua untuk berikan imunisasi lengkap kepada anak.
"Tujuannya agar penyakit-penyakit bisa dicegah seperti polio, campak, rubella dan lainnya," tuturnya.
Baca berita terbaru Tribunjambi.com di Google News
Baca juga: Dinkes Belum Temukan Kasus Polio di Tanjabtim
Baca juga: RSUD Nurdin Hamzah Tanjabtim Hanya Punya Satu Dokter Anestesi, Dirut: Tidak Mungkin Siaga 24 Jam
Baca juga: RSUD Nurdin Hamzah Tanjabtim Kekurangan Dokter Spesialis Anak dan Anestesi