Tanggapi Persoalan Gas Subsidi 3 Kg, Hiswana Migas Jambi Bakal Usulkan Penambahan Kuota Penerima
Hiswana Migas) Jambi telah melakukan pembahasan terkait pendataan dan penyaluran gas subsidi 3 kg sesuai pemegang kartu kendali.
Penulis: Wira Dani Damanik | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Himpunan Wiraswasta Minyak dan Gas (Hiswana Migas) Jambi telah melakukan pembahasan terkait pendataan dan penyaluran gas 3 kg sesuai pemegang kartu kendali.
Ketua Hiswana Migas Jambi, Hafiz Fattah mengatakan bahwa pihaknya telah melakukan pembahasan bersama Pertamina Jambi.
Hafiz tak dapat berkomentar banyak karena baru terpilih menjadi ketua Hiswana Migas Jambi dan belum menerima SK.
Namun pihaknya telah berupaya untuk memperbaiki persoalan penyaluran gas subsidi tepat sasaran.
"Memang kami kemarin, hari Jumat sempat mengadakan rapat koordinasi bersama agen-agen di Jambi dan Pertamina," kata Hafiz kepada Tribun melalui sambungan telepon, Selasa (22/11).
Kedepannya kata Hafiz Fattah, pihaknya akan akan terus bersinergi dengan pemerintah daerah dalam sinkronisasi data pemegang kartu kendali gas subsidi.
"Pada prinsipnya kita menyetujui dan siap mengikuti aturan yang diberlakukan. Kita juga sudah melakukan sosialisasi kemarin setelah muscab, saya sudah memanggil agen-agen untuk melakukan pendataan," jelasnya.
Dia kemudian mengungkap bahwa masih adanya di beberapa daerah yang perlu ditambahkan kuota penerima atau pemegang kartu kendali gas subsidi.
"Kita juga per kemarin sudah menyurati pemda kota supaya bisa melakukan penambahan pemegang kartu kendali itu," katanya.
Sebelumnya Pertamina memastikan tidak ada pengurangan kuota BBM dan penjualan tabung gas subsidi 3 kg di Provinsi Jambi.
Senior Supervisor Communication & Relation Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel, Haris Yanuanza saat dikonfirmasi membenarkan hal itu. Dia menyebut pasokan BBM di Provinsi Jambi masih normal seperti biasanya.
"Jadi terkait dengan penyaluran BBM masih sama dengan bulan sebelumnya. Tidak ada pengurangan," kata Haris, Senin (21/11).
Pihaknya pun memastikan bahwa penyaluran BBM sesuai dengan kuota yang ditetapkan BPH Migas.
Selain itu, Haris juga menegaskan bahwa pihaknya tidak melakukan penjualan tabung gas subsidi 3 kg secara online seperti yang beredar.
"Enggak ada, Pertamina cuma distribusi LPG ke masyarakat melalui agen dan pangkalan resmi Pertamina. Karena kita enggak produksi tabung apalagi jualan tabung kosong secara langsung ke masyarakat apalagi via online seperti itu," pungkasnya.
Simak berita terbaru Tribunjambi.com di Google News
Baca juga: Tak Penuhi Kuota, Anggaran Beasiswa S3 Luar Negeri Pemprov Jambi Dipastikan Silpa
Baca juga: Tidak Lolos Administrasi, 14 Pelamar PPPK di Tebo Melakukan Sanggah
Baca juga: Pembeli Tabung Gas 3 Kg di Toko Kota Jambi Kosong, Banyak dari Kabupaten