Rabu, 27 Mei 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

PTPN VI Ciptakan Anak Panti Asuhan Jadi Pengusaha

Untuk mendukung Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) PTPN VI serahkan 6 unit Booth Container Franchise Teh Kayu Aro ke sejumlah panti asuhan di Jambi.

Tayang:
Editor: Suci Rahayu PK
ist
Untuk mendukung Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) PTPN VI serahkan 6 unit Booth Container Franchise Teh Kayu Aro. 

TRIBUNJAMBI.COM, Jambi - Ibarat memberikan kail, bukan memberi ikan.

Inilah yang dilakukan PTPN VI dengan anak yatim di enam panti asuhan yakni Yayasan Kesejahteraan Anak, Panti Asuhan Al Mahri, Panti Asuhan Al Kautsar, Panti Asuhan Ummi Ikhlas, Panti Asuhan Darul Aitam, Panti Asuhan Darul Musthofa.

Untuk mendukung Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) PTPN VI serahkan 6 unit Booth Container Franchise Teh Kayu Aro.

Untuk mendukung Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) PTPN VI serahkan 6 unit Booth Container Franchise Teh Kayu Aro.
Untuk mendukung Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) PTPN VI serahkan 6 unit Booth Container Franchise Teh Kayu Aro. (ist)

Di booth container inilah, anak-anak panti asuhan akan menjual minuman ready to drink Teh Kayu Aro dalam beberapa varian rasa.

"Ada 6 unit booth container franchise teh kayu aro kami berikan di kota Jambi. Jadi anak-anak yatim di panti asuhan tinggal jualan saja,"kata Sekretaris Perusahaan PTPN VI, Achmedy Akbar, Selasa (22/11/2022).

Bantuan dengan total Rp 48 juta ini, kata Achmedy, kami harapkan dapat menciptakan jiwa enterprenuership, memberikan manfaat ekonomi dan dapat memenuhi kebutuhan Yayasan/panti asuhan itu sendiri.

"Pada akhirnya, kami berharap akan ada pengusaha-pengusaha handal dari panti asuhan. Pengusaha yang berjiwa kreatif dan berpikir lebih maju," katanya.

Menurut Achmedi, selain box kontainer tempat usaha, bantuan juga lengkap dengan alat jualan berupa gelas plastik, mesin cetak logo, termos, saringan teh dan lainnya.

"Lengkap semua, total nilainya Rp 8 juta satu kontainer. Ada gelas, mesin cetak merek, kursi termos. Ya tentu Teh Kayu Aro, sebagai brand penjualan sistem franchise",tambahnya.

Selama beraktifitas waralaba ini perusahaan akan terus memantau dan mengedukasi anak panti bagaimana cara berusaha yang baik serta memberikan pencerahan.

"Kami terus pantau, cara pemasaran anak termasuk cara meracik minuman teh. Bila anak kreatif menemukan racikan teh yang lebih nikmat itu lebih bagus,"papar Achmedy.

Achmedy mengakui bahwa bantuan berasal dari dana Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) sebagai bentuk kepedulian perusahaan terhadap lingkungan sosial.

"ya sumbernya TJSL. Jadi ada alokasi khusus dan bagian Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) kami yang kelola ini," tutupnya. (*)


Simak berita terbaru Tribunjambi.com di Google News

Baca juga: Destinasi Wisata Jambi di Bukit 30 Tebo, Air Terjun Gajah Mati jadi Favorit

Baca juga: Sinopsis Men in Black International, Tayang 22 November 2022 di Trans TV

Baca juga: Resep Nugget Ayam, Cocok untuk Bekal Anak Sekolah

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved