Kamis, 4 Juni 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Gempa Cianjur

136 Gempa Susulan di Cianjur, Warga Diminta Waspadai Longsor

Hingga Selasa (22/11/2022) siang, BMKG mencatat ada 136 gempa susulan di Cianjur pasca gempa di hari sebelumnya. Gempa susulan yang terjadi di Cianjur

Tayang:
Editor: Suci Rahayu PK
TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN
Korban luka akibat gempa bumi menjalani perawatan di halaman Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sayang, Jalan Rumah Sakit, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Senin (21/11/2022). 

TRIBUNJAMBI.COM - Hingga Selasa (22/11/2022) siang, BMKG mencatat ada 136 gempa susulan di Cianjur pasca gempa di hari sebelumnya.

Gempa susulan yang terjadi di Cianjur tercatat bermagnitudo terbesar 4,2.

ini seperti dikatakan Kepala BMKG Bandung Teguh Rahayu.

Meski maish ada gempa susulan, Teguh Rahayu memastikan bahwa tren gempa susulan di Cianjur cenderung menurun.

Selain itu, frekuensi gempa susulan di Cianjur juga semakin jarang. "Kekuatannya cenderung melemah," jelas dia.

Dalam rentang 6,5 jam (07.30-14.00), BMKG mencatat adanya gempa susulan sebanyak 14 kali.

Sementara Kepala BMKG Dwikorita Karnawati mengingatkan warga di lokasi gepa Cianjur, terkait potensi bencana longsor.

Baca juga: Update Korban Gempa Cianjur, 151 Orang Dilaporkan Hilang

Baca juga: Gayus Lumbuun Sebut Kesaksian Adzan Romer di Sidang Ferdy Sambo Bisa Lebih Dipercaya

Ia menyebut, khusus Jawa Barat saat bulan Desember tidak memiliki musim kemarau.

"Kita sebentar lagi masuk bulan Desember dan Jawa Barat ini relatif tidak memiliki musim kemarau. Jadi hujan terus, sehingga perlu disiapkan di waspadai adanya potensi ya potensi bencana ikutan seperti longsor," ujar dia dalam konferensi pers, Selasa (22/11/2022).

Ia memaparkan, penting untuk diwaspadai adalah material-material rontokan lereng-lereng akibat gempa di banyak titik longsor.

Material-material tersebut dapat membendung lembah sungai di lereng atas.

Baca juga: Warga Cianjur Korban Gempa Ini Mengaku Trauma Sampai Tidak Tidur Semalaman

"Apabila hujan turun terus menerus, akhirnya bendung air hujan itu bisa mendesak onggokan tanah longsor tadi, akhirnya jebol sebagai banjir bandang," ungkap Dwikorita

Perempuan berhijab ini berharap, ada tim PUPR yang dapat segera membersihkan material-material di atas lereng.

Kejadian yang serupa juga pernga terjadi saat peristiwa gempa di Palu, dan juga gempa di Sumatera Barat di Pasaman, dan di beberapa wilayah lainnya.

"Jadi langkah yang mendesak itu adalah mengendalikan onggokan, tanah material ataupun kayu-kayu yang menutupi aliran sungai di lereng atas," jelas dia.

"Jadi kalau memang ada tenda-tenda itu perlu diperhatikan tentang ancamannya hujan dan dampak ikutannya," harap Dwikorita.

 

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Kepala BMKG Minta Warga Mewaspadai Longsor hingga Banjir Bandang Pascagempa Cianjur , 

Simak berita terbaru Tribunjambi.com di Google News

Baca juga: Rian Ibram Bersimpuh Lamar Dewi Perssik Pakai Cincin Berlian, Nassar Singgung Soal Uang Gajihan

Baca juga: Gayus Lumbuun Sebut Kesaksian Adzan Romer di Sidang Ferdy Sambo Bisa Lebih Dipercaya

Baca juga: Profil dan Biodata Saleh Al-Shehri Striker Arab Saudi Pembalas Gol Lionel Messi

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved