Kebakaran di Mendalo Darat Disebabkan Korsleting Listrik, Sarlina: Kami Tidak Ada Timbun Minyak
Satu rumah warga di RT 20 Mendalo Darat pada Minggu (20/11) sekira pukul 13.20 WIB habis terbakar.
Penulis: Wira Dani Damanik | Editor: Teguh Suprayitno
TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Satu rumah warga di RT 20 Mendalo Darat pada Minggu (20/11) sekira pukul 13.20 WIB habis terbakar.
Dalam pantauan Tribun Jambi tampak terlihat kawat-kawat bekas ban, gas elpiji dan beberapa barang sisa kebakaran.
Sarlina Saragih selaku pemilik rumah menjelaskan kronologi kejadian. Dia mengaku bahwa rumahnya terbakar saat ia berada di kebun Kelurahan Bagan Pete.
Dia menyebut kondisi rumah kosong pada saat kebakaran. Sebelumnya ia ke Kerinci dan setelah balik ke rumahnya di Mendalo Darat dia menyuci, dan ada kabel colokan mesin cucinya lengket.
"Sudah nampak terbakar, cuma enggak dicabut. Lupa kabari ke suami, akhirnya lupa-lupa kayak gitu jadinya begini," ungkapnya.
Dia pun menegaskan bahwa kebakaran tersebut bukan karena penimbunan solar seperti yang beredar di pemberitaan. Dia pun berharap agar semua pihak dapat menyampaikan informasi yang akurat dan sesuai fakta terjadi.
"Itulah salah, kami engga pernah nimbun minyak, yang iyanya mobil kami numpang di tanah orang, karena numpang di tanah orang kami belilah ban bekas. Posisi rumah ini kan di turunan jadi kan rawan untuk garasi mobil," ungkapnya.
Dia mengungkap bahwa tidak ada barang-barangnya yang sempat diselamatkan.
"Dokumen sudah pasti, ijazah SD, SMA, sampai sarjana semua gak bisa diselamatkan. Semua engga ada yang sempat diselamatkan," tutupnya.
Baca berita terbaru Tribunjambi.com di Google News