Berita Jambi

Pihak PT SGS Diperiksa Disnakertrans Provinsi Jambi Soal Tewasnya Pelajar SMKN 1 Muaro Jambi

Tim dari Dinas ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Jambi saat ini tengah memeriksa pihak manajemen PT.Sumber Graha Sejahtera (SG

Penulis: Wira Dani Damanik | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
TRIBUNJAMBI.COM/WIRA DANI DAMANIK
Kabid Pembinaan Pengawasan Ketenagakerjaan dan Hubungan Industrial, Disnakertrans Provinsi Jambi Dedy Ardiansyah 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Tim dari Dinas ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Jambi saat ini tengah memeriksa pihak manajemen PT.Sumber Graha Sejahtera (SGS) Desa Sarang Burung, Kabupaten Muaro Jambi.

Pemeriksaan itu terkait meninggalnya seorang pelajar yang magang akibat terjepit mesin press. Kini pihak Disnakertrans memintai keterangan kepada manajemen perusahaan yang nantinya dimuat dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP).

Kabid Pembinaan Pengawasan Ketenagakerjaan dan Hubungan Industrial, Disnakertrans Provinsi Jambi Dedy Ardiansyah, mengatakan saat ini pihaknya telah melakukan pemeriksaan terhadap saksi saksi untuk diambil keterangannya terkait kejadian tersebut.

Dia menilai sejauh ini pihak perusahaan cukup koperatif untuk memenuhi panggilam Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi untuk memberikan keterangan.

"Ada 6 Orang yang diambil keterangan. Kita akan gali dahulu keterangan yang ini kalau ada butuh lainnya kita akan panggil lainnya," katanya, Rabu (2/11/2022).

Dedy mengatakan tidak menutup kemungkinan pihak perusahaan akan diberikan sanksi dari Disnakertrans Provinsi Jambi terkait kejadian tersebut.

"Kita akan selesaikan terlebih dahulu pengambilan keterangan ini. perkembangannya seperti apa, baru kita apakah kita berikan dalam bentuk sanksi atau lainnya," katanya.

Dedy menjelaskan, walaupun yang tewas dalam bekerja itu peserta magang, namun dia berhak mendapatkan santunan yang sesuai dengan jaminan sosial ketenagakerjaan.

"Dia juga berhak mendapatkan santunan," tambahnya.

Untuk menghindari kejadian tersebut terulang lagi, Disnakertrans Provinsi Jambi akan lebih meningkatkan pembinaan dan Pemeriksaan dan pengujian dalam hal norma-norma K3. Dan pihaknya dalam waktu dekat akan mencoba membuat telaah terkait kejadian yang terjadi pada peserta magang di Jambi.

"Kita nanti akan sampaikan langsung kepada Pak Gubernur Jambi melalui kepala Dinas, sehingga ini menjadi terobosan yang perlu dibicarakan dengan dinas terkait," katanya.

Dirinya pun berharap agar para peserta magang lebih terpantau yang dilakukan oleh sekolah, baik itu umum ataupun SMK kejuruan sehingga kedepan lebih termonitor magang itu.

"Sebelum magang tentunya akan diberikan pembekalan terlebih dahulu terkait SOP-SOP yang ada didalam perusahaan," jelasnya.

Dia juga berharap kepada pihak perusahaan agar pro aktif menyampaikan kepada peserta magang terkait perkembangan yang terjadi diperusahaan itu sendiri.

Saat ditanya apakah peserta magang tersebut tewas karena kurangnya alat keselamatan, Dedy pun menjelaskan kemungkinan penyampaian SOP keselamatan kepada peserta magang tidak terlalu jelas tentang kerawanan-kerawanan didalam perusahaan.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved