Berita Muaro Jambi

Musim Hujan, Warga Senaung Muaro Jambi Cemas, Banyak Tebing Longsor

Berita Jambi, masuk musim hujan, warga Desa Senaung Muaro Jambi khawatir tepian Sungai Batanghari Longsor. Mereka berharap pembangunan turap.

Penulis: Muzakkir | Editor: Suci Rahayu PK
ist
Ilustrasi, kondisi wilayah yang rawan abrasi di Muaro Jambi. 

TRIBUNJAMBI.COM, SENGETI -- Warga Desa Senaung Kecamatan Jambi Luar Kota Kabupaten Muaro Jambi yang berada di pinggir Sungai Batanghari merasa was-was.

Warga khawatir tebing yang ada di pinggir Sungai Batanghari longsor. Apabila itu terjadi, maka bisa mengancam keselamatan warga yang ada disana.

Rifin warga Desa Senaung menyebut, abrasi Sungai Batanghari telah terjadi sejak 2014 lalu. Akibatnya rumah tempat tinggal warga sudah sangat dekat dengan pinggiran Sungai batanghari.

Katanya, setiap terjadi hujan lebat dan angin kencang, dinding tebing selalu tergerus. Meskipun tidak besar, namun itu selalu tergerus.

Baca juga: 108 Peserta Calon Panwaslu Kecamatan di Kerinci Tes Wawancara

Baca juga: Harga Cabai di Pasar Rakyat dalam Kota Jambi Turun hingga 30 Persen

"Hampir setiap hujan selalu longsor," kata Rifin.

Hal senada juga dikatakan oleh Sutini, mayoritas warga yang tinggal di bantaran Sungai Batanghari mengharapkan agar pemerintah serius untuk membantu warga setempat untuk membuat bangunan turap penahan tebing di sepanjang lokasi rawan abrasi.

"Tolonglah pak bantulah bangunkan turap di desa kami ni. Kalau dibiarkan nanti sampai ke rumah kami," harap Sutini.

Terpisah Ketua RT 02 Desa Senaung Fauzan mengatakan di Desa Senaung rawan abrasi terjadi di empat RT yakni RT 01, 02 dan RT 04 dan RT 06.

"Kalau di dua RT ni sudah terlalu dekat dengan tebing Sungai. Kalau dibiarkan bisa mengancam keselamatan warga,"sebutnya.

Kepala Desa Senaung, Bustami mengatakan, abrasi ini juga menyebabkan puluhan rumah lainnya yang berada di bantaran sungai Batanghari di Desa Senaung terancam longsor.

"Sekitar 20 rumah warga yang berada di pinggir Sungai Batanghari ini terancam longsor,"kata Bustami.

Harapan masyarakat, telah mereka sampaikan setiap melaksanakan musrenbang ditingkat kecamatan agar mendapatkan bantuan pembangunan turap.

Menurutnya masalah longsor di Desa Senaung ini, merupakan problem klasik yang dihadapi masyarakat yang ada di pinggir sungai Batanghari.

"Kami pemerintah Desa Senaung juga berharap, agar pihak pemerintah Kabupaten Muaro Jambi, Provinsi Jambi hingga pemerintah pusat dapat segera melakukan upaya membangun bronjong atau turap, supaya abrasi yang menyebabkan longsor dibibir sungai Batanghari ini dapat dihindari," jelasnya.

Baca juga: Harga Minyak Goreng Hari Ini 21 Oktober 2021, Ada Promo di Alfamart dan Indomaret

Sementara itu Kepala BPBD Kabupaten Muaro Jambi Alias mengatakan, pihaknya telah melakukan pendataan ulang terhadap beberapa titik lokasi rawan abrasi.

"Untuk warga yang ada di bantaran Sungai Batanghari agar selalu waspada," sebutnya.

Warga di sekitar bantaran Sungai Batanghari berharap agar pemerintah cepat tanggap atas kondisi yang suatu saat bisa saja mengancam keselamatan warga. (Tribunjambi.com/Muzakkir))


Simak berita terbaru Tribunjambi.com di Google News

Baca juga: 108 Peserta Calon Panwaslu Kecamatan di Kerinci Tes Wawancara

Baca juga: Sinsen Berikan Promo Khusus PNS, BUMN dan Karyawan Swasta di Jambi

Baca juga: Harga Cabai di Pasar Rakyat dalam Kota Jambi Turun hingga 30 Persen

Sumber: Tribun Jambi
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved