Sidang Ferdy Sambo
Bharada E Minta Bertemu Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi Pekan Depan, Ternyata Ini Tujuannya
Artikel ini tentang Bharada Richard Eliezer alias Bharada E berharap segera dipertemukan dengan Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi.
TRIBUNJAMBI.COM - Bharada Richard Eliezer alias Bharada E berharap segera dipertemukan dengan Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi.
Bharada E ingin menunjukan kejujuran Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi soal tewasnya Brigadir Yosua.
Bharada E berharap bisa bertemu Ferdy Sambo di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada Selasa (25/10/2022) mendatang.
“Kemarin kan kita sudah bermohon kepada majelis hakim, kami berharap diterima,” kata kuasa hukum Ronny Talapessy dikutip dari live streaming Kompas TV, Rabu (19/10/2022).
Dalam perkara dugaan pembunuhan berencana terhadap Brigadir Yosua, akan langsung diketahui siapa yang berkata jujur dan siapa yang berbohong.
“Agar tidak berlarut-larut, siapa benar siapa salah di sini kan kita mau langsung buktikan,” jelas Ronny Talapessy.
Di antara eksepsi yang disampaikan kuasa hukum Ferdy Sambo disebut bahwa perintah kepada Bharada E adalah teriakan 'Hajar Chard', namun yang terjadi Bharada E justru melakukan penembakan kepada Brigadir J.
Ketua Majelis Hakim Wahyu Iman Santosa mengatakan semua saksi yang disebutkan kuasa hukum akan diperiksa di persidangan namun tidak dalam waktu dekat ini.
Sidang terhadap Bharada E akan digelar kembali pekan depan.
Sidang pekan depan akan mendengarkan kesaksikan keluarga dan kekasih Brigadir Yosua.
Dalam sidang pekan depan ada sejumlah saksi yang dihadirkan.
Penyesalan Bharada E
Bharada E tak bisa menutupi rasa bersalah dan menyesal atas peristiwa pembunuhan berencana terhadap Brigadir Nofriansyah Yoshua Hutabarat alias Brigadir J. Dengan suara terisak dan menahan tangis, Bharada E menyampaikan penyesalannya dan meminta maaf kepada keluarga Brigadir Yosua.
Hal itu diungkapkan Richard Eliezer usai sidang perdana dengan agenda pembacaan dakwaan di ruang sidang perdana Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, Selasa (18/10). Didampingi kuasa hukumnya, Richard Eliezer mengaku sangat menyesali perbuatan yang dilakukan, sehingga menyebabkan Brigadir Yosua tewas dengan hasil visum terdapat beberapa lupa tembak di tubuh.
"Saya sangat menyesali perbuatan saya," kata Bharada Eliezer dengan suara bergetar.
Tak lepas dari situ, Eliezer juga turut menyampaikan kalau dirinya hanyalah seorang ajudan yang diperintah oleh atasan. Namun begitu, dia mengaku tak mampu menolak perintah atasannya yakni Ferdy Sambo untuk menembak Brigadir J dalam peristiwa singkat di rumah dinas Polri Duren Tiga, Jakarta Selatan, 8 Juli 2022 lalu.
"Namun saya hanya ingin menyatakan bahwa saya hanyalah seorang anggota yang tidak memiliki kemampuan untuk menolak perintah dari seorang jenderal, terima kasih," ucap Eliezer.
Alhasil, atas perbuatannya ini, kini Bharada Eliezer harus mempertanggungjawabkannya di persidangan dengan dakwaan yang ancaman maksimalnya yakni hukuman seumur hidup atau hukuman mati. Tak hanya mengungkap penyesalan, dalam sidang perdana ini Eliezer mengutarakan dukacita atas wafatnya Brigadir Yosua yang memang diketahui merupakan sesama rekan sesama ajudan Ferdy Sambo.
Ia juga menyebut, nama Brigadir Yosua dengan panggilan akrab Bang Yos."Mohon izin sekali lagi saya menyampaikan turut berbela sungkawa yang sedalam-dalamnya, untuk kejadian yang menimpa bang Yos," kata Eliezer.
Tak hanya itu, Eliezer juga turut menyelipkan doa atas kepergian Brigadir Yosua. Dia berharap agar seluruh perbuatan rekannya itu bisa diterima di sisi Tuhan.
"Saya berdoa semoga almarhum bang Yos diterima di sisi Tuhan Yesus kristus," ungkap Eliezer.
Dirinya juga menyampaikan permohonan maaf kepada pihak keluarga Brigadir Yosua. Eliezer berharap permohonan maaf yang disampaikannya di atas kursi pesakitan itu bisa diterima oleh pihak keluarga, termasuk adik Yosua.
"Untuk keluarga almarhum Bang Yos, bapak, ibu, Reza serta seluruh keluarga besar Bang Yos, saya memohon maaf," ujarnya dengan nada bergetar.
"Semoga permohonan maaf saya ini dapat diterima oleh pihak keluarga, Tuhan Yesus selalu memberikan kekuatan dan penghiburan buat keluarga Bang Yos," tukasnya.
Artikel ini diolah dari Tribunnews.com
Baca juga: Bharada E: Saya Hanya Bawahan Sulit Tolak Perintah Jenderal
Baca juga: Bharada E Tertunduk Lesu dan Pejamkan Mata Saat Jaksa Bacakan Dakwaan
Baca juga: Ini Alasan Hakim Belum Ijinkan Bharada E Berhadapan dengan Ferdy Sambo Cs Pekan Depan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/20221006-BHARADA-E.jpg)