Selasa, 21 April 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Rusia akan Produksi Obat Anti Penuaan

Ilmuwan Rusia telah mengembangkan dan menyelesaikan fase pertama uji klinis obat anti-penuaan yang meningkatkan durasi dan kualitas hidup.

Penulis: tribunjambi | Editor: Suci Rahayu PK
Vladimir Gerdo/TASS
Ilmuwan Rusia telah mengembangkan dan menyelesaikan fase pertama uji klinis obat anti-penuaan 

TRIBUNJAMBI.COM - Ilmuwan Rusia telah mengembangkan dan menyelesaikan fase pertama uji klinis obat anti-penuaan yang meningkatkan durasi dan kualitas hidup.

“Penyelesaian pengujian dan pemasaran ke pasar diharapkan dapat berjalan dalam satu dekade,” kata Dmitry Vilensky, Wakil Dekan Fakultas Bioteknologi dan Bioinformatika di Universitas Negeri Moskow, mengatakan kepada TASS di sela-sela forum IN'HUB di Novosibirsk.

"Saya berharap dalam sepuluh tahun ke depan [obat ini akan tersedia]," kata Vilensky.

Dia menambahkan bahwa proyek Ion Skulachev di Universitas Negeri Moskow sedang berkembang.

Vilensky mengklarifikasi bahwa selama uji praklinis menunjukkan bahwa obat yang disebut "Plastomitin" dapat memperpanjang umur hewan. Efeknya telah ditunjukkan pada tikus, ragi, lalat buah, ikan, anjing, dan kelinci.

Hasilnya tergantung pada dosis dan kondisi pemeliharaan hewan. Dia menambahkan bahwa tikus yang menerima obat memiliki indikator penanda penuaan yang jauh lebih baik daripada tikus yang tidak diberi obat.

Baca juga: Ukraina Mendesak Untuk Segera Bergabung Dengan NATO

Baca juga: Rusia Telah Mengembangkan Teknologi Mengolah Limbah Batu Bara Menjadi Gas

Saat ini, banyak penyakit yang berhubungan dengan usia tua yang telah diuji pada hewan. Vilensky juga menambahkan bahwa obat tersebut menunjukkan keamanannya pada berbagai jenis hewan.

Vilensky mengatakan bahwa salah satu hipotesis penyebab penuaan adalah bahwa penuaan melekat pada organisme hidup melalui evolusi dan pada titik tertentu dalam kehidupan, tubuh manusia mulai secara aktif mensintesis zat berbahaya.

“Salah satu zat yang sangat berbahaya yang dihasilkan di dalam diri kita adalah radikal bebas dan yang paling menarik adalah racun ini akan menjadi semakin banyak seiring bertambahnya usia," katanya. .

Menurut Vilensky, obat tetes mata Vizomitin yang juga dapat melawan penuaan, salep penyembuhan luka Exomitin dan kosmetik MitoVitan telah dikembangkan dan tersedia di pasaran berdasarkan SkQ1.

Selain itu, obat tetes mata sedang diuji pada dosis lain dan uji coba tetes mata fase 3 saat ini sedang berlangsung di Amerika. (Nazela)

Sumber: Nauka.tass.ru


Simak berita terbaru Tribunjambi.com di Google News

Baca juga: Ukraina Mendesak Untuk Segera Bergabung Dengan NATO

Baca juga: Rusia Telah Mengembangkan Teknologi Mengolah Limbah Batu Bara Menjadi Gas

Baca juga: Vladimir Putin dan Volodymyr Zelensky Setuju Untuk Datang ke KTT G20

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved