Brigadir Yosua Tewas Ditembak

Ferdy Sambo Ngotot Istrinya Korban, Kuasa Hukum Keluarga Brigadir J Sebut Putri Ikuti Skenario Sambo

Ferdy Sambo mengatakan jika Putri Candrawathi juga korban. Menanggapi pernyaatan Ferdy Sambo ini, kuasa hukum Brigadir Yosua Hutabarat alias Brigadir

Editor: Suci Rahayu PK
CAPTURE POLRI TV RADIO
Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi saat diserahkan penyidik Polri ke kejaksaan, Rabu (5/10/2022) 

TRIBUNJAMBI.COM - Saat pelimpahan, tersangka pembunuhan berencana Brigadir J alias Brigadir Yosua, Ferdy Sambo sempat mengucapkan permintaan maaf.

Selain permintaan maaf, Ferdy Sambo juga mengatakan jika istrinya, Putri Candrawathi tidak bersalah pada kasus ini.

Bahkan Ferdy Sambo mengatakan jika Putri Candrawathi juga korban.

Menanggapi pernyaatan Ferdy Sambo ini, kuasa hukum Brigadir Yosua Hutabarat alias Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak menyatakan istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi bukan korban.

Akan tetapi, dia merupakan pelaku dalam kasus tersebut.

"Istrinya itu bukan korban tapi pelaku," kata Kamaruddin saat dikonfirmasi, Kamis (6/10/2022).

Kamaruddin menuturkan bahwa istri Ferdy Sambo telah secara jelas mengikuti skenario pembunuhan Brigadir J. Hal itu sesuai dengan perintah Ferdy Sambo.

Baca juga: Pecatan Polisi Kasus Narkoba di Thailand, Tembaki Penitipan Anak, 34 Orang Tewas Termasuk 23 Anak

Baca juga: Pakar Hukum Yakin Bripka RR & Bharada E Pojokkan Ferdy Sambo di Persidangan Karena Bukan Lagi Atasan

"Istrinya itu telah melakoni skenario yang dibuat oleh Ferdy Sambo yaitu dari rumah Saguling ke rumah Duren Tiga memakai celana legging, disana pura pura ganti baju dengan memakai baju seksi atau baju piyama yang kelihatan pahanya. Itu kan bagian skenario yang mereka bangun," ungkapnya.

Tak hanya itu, Kamaruddin Simanjuntak juga memprotes pernyataan Ferdy Sambo yang masih mengungkit kejadian dugaan pelecehan seksual yang terjadi terhadap sang istri oleh Brigadir J di rumah Magelang.

Menurutnya, hal tersebut merupakan bagian pembelaan dari Ferdy Sambo.

Padahal, seluruh tuduhan terkait pelecehan seksual yang dilakukan oleh Brigadir J tak pernah terbukti.

"Awalnya diperkosa di rumah di Duren Tiga karena berhasil saya patahkan, pindah ke tanggal 4 di Magelang, berhasil saya patahkan lagi dengan menunjukkan foto almarhum lagi nyetrika dipuji dipuji (Putri Candrawathi)," jelasnya.

"Kemudian pindah lagi tanggal 7 berhasil saya patahkan karena mereka masih coba coba. Kemudian menginap 1 malam lagi di rumah itu bersama ajudan lain dan asisten rumah tangga kemudian diawal tanggal 8, akhirnya pindah lagi diperkosa entah kapan dan dimana," sambung dia.

Baca juga: Kuasa Hukum Rizky Billar sebut Kliennya Tulang Punggung Keluarga: Mereka mau damai aja

Ia mengingatkan bahwa ancaman pembunuhan terhadap Brigadir J telah berlangsung sejak lama.

Dia pun memiliki bukti yang memperlihatkan bahwa almarhum terus mengalami ancaman sebelum akhirnya dibunuh.

"Yang jelas tanggal 19 Juni dia sudah diancam dibunuh, tanggal 21 Juni sudah diancam mau dibunuh, terakhir 7 Juli diancam dibunuh. Kemudian tanggal 8 Juli dibunuh. Artinya dalil dia bohong. Karena ada rekam jejak elektronik yang mengarah ke pembunuhan berencana," pungkasnya.


Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Kamaruddin Simanjuntak: Istri Ferdy Sambo Bukan Korban, Tapi Pelaku,

Simak update berita terbaru Tribunjambi.com di Google News

Baca juga: Pencuri Kotak Amal di Kerinci Ditangkap Warga, Langsung Digelandang ke Mapolsek

Baca juga: Belasan Calon Panwascam di Muaro Jambi Diduga Sebagai Pengurus Parpol, Ini Kata Bawaslu

Baca juga: Pecatan Polisi Kasus Narkoba di Thailand, Tembaki Penitipan Anak, 34 Orang Tewas Termasuk 23 Anak

Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved