Menteri dari NasDem Terancam Direshuffle
Partai NasDem resmi mendekalarasikan dukungan untuk Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sebagai Calon Presiden (Capres) 2024.
TRIBUNJAMBI.COM, JAKARTA - Partai NasDem resmi mendekalarasikan dukungan untuk Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sebagai Calon Presiden (Capres) 2024. Tentu, langkah NasDem ini dinilai paling awalan dibandingan partai politik lainnya. Termasuk dalam koalisi pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Partai NasDem kini pun dianggap 'berseberangan' dengan parpol koalisi saat ini karena mendeklarasikan Anies Baswedan sebagai Capres. Selain itu, posisi NasDem pun dipertanyakan di dalam Kabinet.
Lalu, bagaimana posisi menteri dari Partai NasDem di Kabinet Pemerintahan Jokowi? Apa para menteri dari NasDem direshuffle karena partai pimpinan Surya Paloh itu telah mendeklarasikan dukungan untuk Anies Baswedan? Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO) Dedi Kurnia Syah menilai, bahwa deklarasi Anies Baswedan tidak terkait dengan posisi Nasdem di pemerintahan.
Namun, kata Dedi, jika pun akan ada reshuffle dan Nasdem keluar, itu lebih mungkin karena keputusan dari Surya Paloh dan bukan karena soal mengusung Anies.
"Dan juga, pengusungan terhadap Anies ini ruangnya politik praktis, bukan soal jabatan publik di kabinet," kata Dedi Kurnia kepada Tribun Network, Selasa (4/10).
Dedi juga menilai, jika kemudian ada reshuffle kabinet berkaitan dengan isu ini, maka pemerintah tidak bisa dipercaya lagi. "Karena mendahulukan urusan politik dibanding soal kerja pembangunan," ucapnya.
Sementara, Pengamat komunikasi politik dari Universitas Paramadina Hendri Satrio mengatakan, bahwa terkait respons Presiden Jokowi terhadap pencalonan Anies Baswedan belum bisa terlihat secara nyata. Pasalnya, Hendri menilai jika Presiden Jokowi tak merestui keputusan Partai NasDem, maka akan dilakukan perombakan kabinet menteri atau para menteri dari NasDem diminta untuk mundur.
"Tapi kan kalau dia (Jokowi) melakukan itu kan menurunkan level kenegaraan dia, masyarakat pasti kecewa," kata Hendri Satrio.
Untuk itu, ia meminta publik untuk menunggu respons Presiden ke depan soal deklarasi Anies Baswedan."Jadi menurut saya, kita tunggu saja reaksi presiden tapi sangat mungkin kabinet akan tetap bertahan," jelasnya.
Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) enggan mengomentari Partai Nasdem yang telah resmi mendeklarasikan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sebagai calon presiden (capres) pada Pemilu 2024, mendatang.
Presiden mengatakan suasana sekarang ini masih dalam keadaan.“Saya tidak ingi berkomentar, karena posisinya kita masih dalam suasana duka,” kata Jokowi, di Jawa Tengah, Senin.
Suasana duka tersebut yakni, meninggalnya ratusan lebih suporter usai laga Arema FC versus Persebaya Surabaya di Stadion Kanjuruhan Malang, Jawa Timur, Sabtu, (1/10) lalu. Terkait kerusuhan tersebut presiden mengatakan instruksinya sudah jelas kepada Menkoplhukam Mahfud Md, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, dan Menpora Zainuddin Amali. Di antaranya melakukan investigasi dan mengusut secara tuntas.
“Saya kira juga perintah saya sudah jelas kepada Menkopolhukam, kepada Kapolri, kepada Menpora semuanya sudah jelas,” kata Jokowi. Diketahui, Partai NasDem secara resmi mendekkarasikan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sebagai capres di 2024. Ketua Umum NasDem Surya Paloh mengklaim keputusan tersebut telah dibicarakan ke Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Menurut Paloh, Jokowi merespons positif keputusan NasDem mengusung mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI. "Ketika ditanya apakah sudah bicarakan, apa tanggapan beliau pencalonan Bung Anies, beliau ucapkan ya baik, bagus, saya menghargai itu. Saya pikir ini lebih dari cukup," kata Paloh di NasDem Tower, Jakarta, Senin.
Paloh menganggap Anies merupakan sosok terbaik dari yang terbaik. "Inilah mengapa akhirnya NasDem memilih sosok Anies Baswedan. Kami mempunyai keyakinan-keyakinan, pikiran-pikiran dalam perspektif baik secara makro maupun mikro, sejalan dengan apa yg kami yakini," ucap dia.
Paloh meyakini Indonesia menjadi negara yang bermartabat jika Anies terpilih menjadi Presiden RI."Kami ingin menitipkan perjalanan bangsa ini ke depan bangsa ke depan, insya Allah jika saudara Anies Rasyid Baswedan terpilih jadi presiden nanti, pimpinlah bangsa ini jadi bangsa yang lebih bermartabat, bangsa yang mampu membentuk karakter daripada bangsa ini sejatinya," ujarnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/SURYA-PALOH-ANIES-BASWEDAN-CAPRES.jpg)