Berita Tanjab Barat

Diskoperindag Kerjasama dengan Pertamina Gelar Operasi Pasar Gas Elpiji 3 Kg

Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) bekerjasama dengan PT Pertamina menggelar operasi pasar (OP) gas elp

Penulis: Ade Setyawati | Editor: Suci Rahayu PK
Tribunjambi.com/Ade Setyawati
Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) bekerjasama dengan PT Pertamina menggelar operasi pasar (OP) gas elpiji 3 Kg. 

TRIBUNJAMBI.COM, KUALATUNGKAL - Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) bekerjasama dengan PT Pertamina menggelar operasi pasar (OP) gas elpiji 3 Kg.

OP di gelar di depan Diskoperindag, mulai pukul 10:30 hingga pukul 16:00 pada Senin (3/10).

Kepala Diskoperindag Syafriwan mengatakan operasi pasar ini merupakan upaya pemerintah dalam mengendalikan inflasi.

Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) bekerjasama dengan PT Pertamina menggelar operasi pasar (OP) gas elpiji 3 Kg.
Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) bekerjasama dengan PT Pertamina menggelar operasi pasar (OP) gas elpiji 3 Kg. (Tribunjambi.com/Ade Setyawati)

"Hari ini kita menggelar operasi pasar (OP) gas elpiji 3 kg, ini salah satu upaya kita menekan inflasi dan juga ini upaya kita untuk mengurangi kelangkaan gas elpiji agar masyarakat kita semakin mudah mendapatkan gas," jelasnya.

Ini merupakan OP kedua pemerintah Tanjabbar dimana sebelunya digelar OP murah sembako.

"Sebelumnya kita gelar OP murah sembako, karena sekarang masyarakat sangat membutuhkan gas elpiji karena langka dan mahal makanya OP yang kedua kita gas elpiji, untuk harga elpiji pada OP kali ini Rp 19 ribu," tambahnya.

OP gas elpiji 3 kg digelar 2 kali dan akan digelar lagi sekitar tanggal 6 Oktober dan sekali drop disediakan kurang lebih sekitar 560 gas elpiji.

Untuk kecamatan lain jadwal OP menyesuaikan.

Baca juga: Bustomi Desak Polda Jambi Amankan Penyebut Sambo dan Singgung Kasus Istaji

Baca juga: Pembangunan Jalan Koto Boyo-Kilangan dengan Dana Rp 50 Miliar Bukan Jalur Khusus Batubara

Kadis Diskoperindag melanjutkan untuk syarat pembelian cukup membawa kartu keluarga, satu KK satu tabung.

"Dengan kegiatan ini harapannya gas elpiji tidak langka lagi, dan masyarakat membeli elpiji dengan harga normal," tutupnya.

Puput masyarakat yang turut pengantri OP gas elpiji 3 kg mengatakan OP gas elpiji ini sangat membantu masyarakat.

"Alhamdulillah dengan OP ini kami sangat terbantu. Disebelah rumah kami di Jl siswa pangkalan gas tapi kami tidak pernah dapat," ucapnya.

Suhaimi pengantri juga menyampaikan harapannya agar kedepan bisa lebih tertib lagi, tidak desak-desakan. (Tribunjambi.com/Ade Setyawati)


Simak berita terbaru Tribunjambi.com di Google News

Baca juga: Bustomi Desak Polda Jambi Amankan Penyebut Sambo dan Singgung Kasus Istaji

Baca juga: Pembangunan Jalan Koto Boyo-Kilangan dengan Dana Rp 50 Miliar Bukan Jalur Khusus Batubara

Baca juga: Beras Penyumbang Inflasi di Kota Jambi, Maulana Imbau ASN di Pemkot Jambi Beli Beras Lokal

Sumber: Tribun Jambi
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved