Arema vs Persebaya

Update Tragedi Arema vs Persebaya, Korban Tewas Jadi 182, Presiden Perintahkan Liga Setop Sementara

Hingga saat ini, tercatat sebanyak 182 orang meninggal dunia dalam kerusuhan di Malang, usai laga Arema FC vs Persebaya Surabaya di Stadion Kanjuruhan

Penulis: Mareza Sutan AJ | Editor: Mareza Sutan AJ
Suryamalang/Purwanto
Kerusuhan di Stadion Kanjuruhan pasca kekalahan Arema vs Persebaya 2-3. 

 

TRIBUNJAMBI.COM - Hingga saat ini, tercatat sebanyak 182 orang meninggal dunia dalam kerusuhan di Malang, usai laga Arema FC vs Persebaya Surabaya di Stadion Kanjuruhan, Ahad (2/10/2022).

Melalui Dinkes Kabupaten Malang, dilansir dari registaco, jumlah tersebut bertambah menjadi 182 orang, dari sebelumnya dilaporkan sebanyak 127 orang.

Sebanyak 34 korban di antaranya meninggal dunia di stadion, sementara sisanya meninggal usai mendapat perawatan di rumah sakit.

Selain itu, masih ada seratusan korban lagi yang masih menerima perawatan medis pascapertandingan Arema vs Persebaya, Sabtu (1/10/2022) kemarin.

Berdasarkan penyelidikan sementara pihak berwenang, korban tewas ditemukan di pintu 12 Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur.

Selain itu, sebagian korban lainnya dinyatakan meninggal setelah mendapatkan perawatan di rumah sakit terdekat.

Laporan yang muncul di berbagai media massa, banyak suporter yang pingsan karena gas air mata, kemudian terinjak-injak suporter lainnya.

Di sisi lain, Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Nico Afinta menyebut bahwa tembakan gas air mata itu dilakukan untuk menghalau suporter turun ke lapangan.

Kala itu, suporter Arema FC turun ke lapangan karena tidak terima klub kesayangannya kalah 2-3 kontra Bajul Ijo di laga lanjutan Liga 1 Indonesia.

Para suporter kemudian berlari ke salah satu titik di pintu 12 Stadion Kanjuruhan.

 

Baca juga: TEGAS! Presiden Jokowi Perintahkan PSSI Menghentikan Sementara Liga 1

Baca juga: Puluhan Suporter Meninggal Akibat Kericuhan Usai Arema FC Kalah dari Persebaya, Liga 1 Dihentikan

 

"Saat terjadi penumpukan itulah banyak yang mengalami sesak napas," kata Kapolda dalam keterangan pers di Mapolres Malang, Ahad pagi.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jambi
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved