Pemkab Tebo Dapat Lisensi Pembangunan Jembatan Batanghari

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tebo sudah mendapatkan lisensi dari Kementerian PUPR untuk pembangunan Jembatan Sungai Batanghari.

Penulis: Sopianto | Editor: Teguh Suprayitno
Tribun Jambi/Zulkifli
Iustrasi jembatan yang melintasi Sungai Batanghari. 

TRIBUMJAMBI.COM,MUARATEBO - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tebo sudah mendapatkan lisensi dari Kementerian PUPR untuk pembangunan Jembatan Sungai Batanghari di Desa Paseban, Kecamatan VII Koto Ilir yang telah direncanakan sejak tahun 2021.

Untuk itu Pj Bupati Tebo, Aspan berharap kerja sama dari masyarakat setempat khususnya tentang pembebasan lahan untuk pembangunan jembatan. Jembatan yang akan dibangun ini kata Aspan memakan biaya kurang lebih Rp 90 Miliar.

"Untuk APBD Tebo tidak sanggup, Untuk biaya pembebasan lahan tidak ada ganti rugi, karena tercantum dalam salah satu syarat untuk permohonan pembangunan jembatan ke pusat dan ditandatangani pihak daerah dengan matrai" ujar Aspan.

Hal tersebut disampaikan langsung Pj Bupati Aspan dihadapan masyarakat saat melakukan silaturrahmi dengan masyarakat Desa Paseban dan Desa Cermin di Kecamatan VII Koto Ilir Sabtu (1/10/2022).

Baca juga: Ketemu Pj Bupati Tebo, Warga Desa Sumber Sari Mengaku Bosan Dengar Janji Politik Pejabat

 Aspan juga menjelaskan bahwa total lahan yang harus dibebaskan itu sekitar 40 meter untuk jalan. 

"20 meter di kiri dan 20 meter di kanan jalan (termasuk bahu jalan dan drainase) karena jalan tersebut akan menghubungkan simpang somel - simpang lopon dan dilanjutkan dengan jalan menuju Provinsi Riau" ungkap Aspan.

Pj Bupati Aspan juga menegaskan bahwa jika pihak masyarakat ada yang keberatan terkait pembebasan lahan, maka Pemerintah Kabupaten siap memindahkan lokasi pembangunan jembatan di desa lain baik itu cermin alam atau balai rajo.

Perlu diketahui bahwa sebelumnya Pj. Bupati Tebo H. Aspan melakukan kunjungan ke Kementrian PUPR Direktorat Jendral Bina Marga Satuan Kerja Direktorat Pembangunan Jembatan terkait usulan masyarakat tentang pembangunan Jembatan Sungai Batanghari di Kecamatan VII Koto Ilir.

Baca juga: Warga Pertanyakan Ganti Rugi Soal Pembangunan Jembatan di VII Koto Ilir Tebo

Kunjungan tersebut disambut langsung oleh Kepala Balai Jembatan Khusus dan Terowongan Dirjen Bina Marga Panji Krisna Wardana. 

Jembatan yang direncanakan sejak tahun 2021 ini sangat ditunggu-tunggu oleh masyarakat VII Koto Ilir namun sampai hari ini belum mendapatkan lisensi untuk pembangunan jembatan, karena untuk jembatan yang bentangannya lebih dari 60 meter harus mendapatkan persetujuan dan rekomendasi. Pada kunjungan tersebut, Kementerian PUPR akhirnya mengeluarkan rekomendasi. 

Baca berita terbaru Tribunjambi.com di Google News

Sumber: Tribun Jambi
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved