Dua Anggota Geng Motor di Kota Jambi Jadi Tersangka

Tim penyidik Satreskrim Polresta Jambi dan Polsek jajaran menetapkan 2 orang anggota geng motor menjadi tersangka.

Penulis: Aryo Tondang | Editor: Teguh Suprayitno
TRIBUNJAMBI.COM/ARYO TONDANG
Tim Macan Satreakrim Polresta Jambi, berhasil amankan 4 orang pelajar yang tergabung dalam anggota geng motor meresahkan di Kota Jambi. 

TRIBUNJAMBI.COM,JAMBI- Tim penyidik Satreskrim Polresta Jambi dan Polsek jajaran menetapkan 2 orang anggota geng motor menjadi tersangka atas kepemilikan senjata tajam.

Dua pelaku ini menjadi tersangka, setelah ditangkap bersama dengan 9 orang anggota geng motor lainnya beberapa waktu lalu.

Kanit Reskrim Polresta Jambi, Ipda Yudha Rengga mengatakan, setelah melakukan penyelidikan lebih lanjut, pihaknya menerapka Undang-undang Darurat tentang kepemilikan senjata tajam.

"Dari 11 yang kita amankan, ada 2 yang kita tetapkan sebagai tersangka kepemilikan senjata tajam," kata Yudha, Minggu (2/10/2022) sore.

Sementara itu, untuk 9 pelaku lainnya dikenakan sanksi wajib lapor dan dilakukan pembinaan.

Baca juga: Maulana Sebut Geng Motor Erat Kaitannya dengan Narkoba dan Alkohol, Orang Tua Diimbau Mengawasi

Diketahui, Sebanyak 11 anggota geng motor yang terdiri dari dua kelompok berhasil diamankan pihak Kepolisian pada Minggu 25 September dan Selasa 26 September 2022.

Kelompok ini, menyebut namanya sebagai kelompok Eror dan Sedulur Famili.

Dalam 3 bulan terakhir, Satreskrim Polresta Jambi dan jajaran berhasil mengamankan 137 anggota geng motor yang kerap meresahkan warga Kota Jambi.

Sebanyak 137 anggota geng motor tersebut masih usia anak di bawah umur atau di bawah 18 tahun.

Kasat Reskrim Polresta Jambi, Kompol Afrito Marbaro Macan menjelaskan, selain melakukan patroli setiap malamnya, kali ini pihaknya telah berkordinasi dengan Walikota Jambi dan pihak terkait untuk menggodok aturan penanganan pelaku anak yang terlibat geng motor.

Ke depan, direncanakan akan dilakukan pembinaan selama satu bulan.

Baca juga: Geng Motor Marak di Kota Jambi, Pemkot Jambi Undang Forum RT Sosialisasi Upaya Pencegahan

Kata Afrito, ke depan pihaknya akan dilakukan pembatasan jam malam di Kota Jambi, dalam kegiatan ini, para kelompok geng motor yang terjaring petugas akan diamankan kemudian dilakukan pembinaan secara terpusat di Mako Brimob.

"Dan itu akan kita informasikan lagi ke depannya," kata Afri, saat mendampingi Wakapolresta Jambi, AKBP Ruli Andi Yunianto, pada pers rilis di Mapolresta Jambi, Selasa (27/9/2022).

Afrito menjelaskan, dari total 137 anak tersebut, sebagian telah ditetapkan sebagai tersangka dan sebagian lainnya telah menjalani masa tahanan.

Baca juga: Marak Geng Motor, Pemkot Jambi Dukung Rencana Polresta Berlakukan Jam Malam

"Itu total memang 137 orang, tetapi tidak semua jadi tersangka. Ada yang wajib lapor dan dikembalikan ke pada orantuanya," katanya.

Sementara itu, pihaknya telah melakukan pelimpahan sebanyak 13 berkas, di mana dalam satu berkas bisa mencapai 10 atau belasan pelaku.

Baca berita terbaru Tribunjambi.com di Google News

Sumber: Tribun Jambi
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved