Sebanyak 18.789 KPM di Tanjabtim Dapat Bantuan BLT BBM

Sebanyak 18.789 KPM di Kabupaten Tanjung Jabung Timur mendapatkan bantuan BLT BBM dari pemerintah.

Penulis: Rifani Halim | Editor: Teguh Suprayitno
Tribunjambi/Rifani
Kabid Perlindungan, Pemberdayaan dan Jaminan Sosial, Dinsos Tanjabtim, Irpaidy. 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARASABAK-Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Timur mendapatkan data masyarakat yang menerima bantuan BLT BBM sebanyak 18.789 KPM, bantuan tersebut didapatkan dari PT Pos Indonesia yang disalurkan sejak awal September ini.

Kepala Dinas Sosial PPPA Kabupaten Tanjabtim melalui Kabid Perlindungan, Pemberdayaan dan Jaminan Sosial, Irpaidy mengatakan, bahwa BLT BBM ini merupakan bantuan langsung dari Pusat yang disalurkan sampai dengan bulan Desember 2022 mendatang, artinya disalurkan selama 4 bulan dengan besaran Rp.500 ribu per KPM.

"BLT BBM ini disalurkan selama 4 bulan, dengan besaran Rp. 500 ribu per bulan tahun ini," kata Irpaidy, Jum'at (30/9/2022).

Dia menjelaskan, besaran Rp. 500 ribu itu bukan uhanya untuk BLT BBM saja, melainkan ada Dua bantuan sosial (bansos), yakni dengan rincian bansos BBM Rp. 300 ribu untuk bulan September dan Oktober, sertabansos sembako Rp 200 ribu untuk bulan September

"Ya, Rp. 500 ribu untuk Dua bantuan, yakni BBM untuk Dua bulan besaran Rp. 300 ribu dan sembako Satu bulan besaran Rp. 200 ribu," jelasnya.

Baca juga: Penyampaian Data BLT Paling Lambat 4 Oktober 2022, Ini Kata Pj Bupati Tebo

Dia menyebutkan, kriteria penerima bantuan BLT BBM ini adalah penerima bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) dan sembako. Artinya, penerima BLT BBM ini adalah KPM yang telah terdaftar di Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

"Memang bantuan ini diperuntukan bagi warga penerima PKH dan sembako. Jadi untuk penyalurannya langsung dari PT. Pos Indonesia, sementara kita Dinas Sosial hanya menerima data dan memantau terkait dengan penyalurannya," sebutnya.

Dia menambahkan, penyaluran BLT BBM ini adalah bentuk perhatian Pemerintah Pusat untuk meringankan sedikit beban masyarakat dalam kebutuhan dan aktifitas masyarakat sehari-hari. Hal ini juga dikarenakan dampak dari kenaikan BBM yang terjadi beberapa waktu.

Baca juga: Realisasi Penyaluran BLT BBM di Kabupaten Tebo Capai 89 Persen

"Kami sendiri sangat mendukung dan mensupport atas penyaluran BLT BBM ini. Mudah-mudahan apa yang telah diberikan kepada masyarakat dapat bermanfaat serta dapat meringankan beban ditengah pemulihan ekonomi pasca pandemi Covid-19," tambahnya.

Baca berita terbaru Tribunjambi.com di Google News 

Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved