Rekayasa Lalu Lintas, Ditlantas Polda Jambi Akan Tindak Truk Batu Bara yang Melintas dari Mendalo

Untuk menekan angka kecelakaan hingga antisipasi kemacetan, Direktorat Lalu Linta Polda Jambi melakukan rekayasa lalu lintas di sejumlah titik.

Penulis: Aryo Tondang | Editor: Teguh Suprayitno
istimewa
Untuk menekan angka kecelakaan hingga antisipasi kemacetan, Direktorat Lalu Linta Polda Jambi melakukan rekayasa lalu lintas di sejumlah titik. 

TRIBUNJAMBI.COM,JAMBI- Untuk menekan angka kecelakaan hingga antisipasi kemacetan, Direktorat Lalu Linta Polda Jambi melakukan rekayasa lalu lintas di sejumlah titik.

Ke depan, tidak hanya truk angkutan batu bara yang diatur untuk melintas masuk ke Kota Jambi, tetapi truk angkutan barang lainnya.

Direktur Lalu Lintas Polda Jambi, Kombes Pol Dhafi mengatakan, kendaraan yang datang dari arah Batanghari menuju ke kota Jambi pada pukul 18.00 WIB sampai dengan pukul 21.00 WIB dilarang melintas di wilayah mendalo kecuali truk trailer.

Dhafi menjelaskan, truk angkutan barang dan batu bara baik dalam kondisi bermuatan ataupun kosong dilarang melintas selama jam tersebut.

Kemudian, kendaraan truk dari arah sebaliknya yakni dari arah Lingkar Kota Jambi dan dari arah Pal 7 dan  Pal 10 yang mengarah ke Simpang Rimbo akan dialihkan ke Tempino melalui Pall 10. Baik angkutan truk batu bara dan angkutan barang lainnya.

Baca juga: M Fadhil Arief Paparkan Saol Kantong Parkir untuk Atasi Kemacetan Batu Bara

"Itu termasuk dari arah Simpan Rimbo tidak boleh masuk ke arah Mendalo pada pukul 06.00-09.00 WIB dan 15.00-18.00 WIB," kata Dhafi, Kamis (29/9/2022).

Dhafi mengatakan pengalihan arus lalu lintas ini diberlakukan pada saat jam sibuk kerja, jam kampus dan jam anak sekolah.

"Sehingga, semua truk angkutan barang dari arah Kota Jambi ke Kabupaten Batanghari dilarang melewati Mendalo dan dialihkan melalui Tempino pada pagi dan sore hari mulai dari 06.00-09.00 WIB dan 15.00-18.00 WIB," tegasnya.

"Pengalihan arus lalu lintas ini berlaku untuk semua truk angkutan, baik yang bermuatan ataupun kosong kecuali trailer karena masih ada beberapa titik jalan yang tidak bisa dilewati trailer," tambahnya.

Kombes Pol Dhafi berharap dengan dibuatnya rekayasa pengalihan arus lalu lintas ini dapat mengurangi kepadatan dan tingginya angka kecelakaan yang terjadi belakangan ini di wilayah Mendalo.

Baca juga: Fraksi PAN Minta Pemprov Jambi Jalankan Fungsi Pengawasan Terkait Polemik Batu Bara

"Mudah-mudahan adanya pengalihan arus ini warga di seputaran Mendalo arus lalu lintasnya lebih lapang," harapnya. 

Ia menambahkan pengalihan arus lalu lintas ini diberlakukan mulai pada hari Senin (3/10/2022) besok. Nantinya, juga akan ada personel diterjunkan untuk menjaga setiap titik untuk mengatur lalu lintas. 

Kemudian, Ditlantas Polda Jambi melalui Satlantas Polres setempat juga akan memasang spanduk himbauan untuk para pengendara serta melengkapi sarana dan prasarana di lapangan. 

Ia mengimbau untuk para sopir angkutan barang yang tetap ingin melintas melewati Mendalo pada saat jam rekayasa arus lalu lintas diberlakukan sebaiknya untuk menunggu di kantong parkir di sekitaran wilayah Simpang Rimbo. 

"Pada jam yang sama saat dialihkan ke arah Tempino, para sopir sebaiknya berhenti di kantong parkir. Setelah jam yang telah ditentukan habis baru boleh lewat," tandasnya.

Baca juga: Kronologis Kecelakaan di Lingkar Selatan, Truk Batu Bara Salip Kendaraan Tabrak Fuso Sawit

Kata Dhafi, pihaknya akan menindak truk yang nekat melanggar aturan tersebut.

Lebih lanjut kata Dhafi, pihaknya akan melakukan sosialisasi terlebih dahulu kemudian baru melakukan penindakan.

"Kita akan lihat dan evaluasi, jika ini berdampak baik maka akan kita pertahankan," katanya.

Baca berita terbaru Tribunjambi.com di Google News

Sumber: Tribun Jambi
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved