Berita Batanghari

Rekrutmen PPPK Formasi Tenaga Pendidik, Guru Senior di Batanghari Berpeluang

Pemerintah Kabupaten Batanghari mendapat jatah penerimaan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) sebanyak 950 formasi tenaga pendidik.

Penulis: A Musawira | Editor: Suci Rahayu PK
pexel
Guru melakukan cek suhu kepada anak sebelum masuk ke ruangan kelas. 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARABULIAN - Pemerintah Kabupaten Batanghari mendapat jatah penerimaan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) sebanyak 950 formasi tenaga pendidik.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Batanghari, Mula P Rambe mengatakan, bahwa pihaknya bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan telah mempetakan kebutuhan guru se-Kabupaten Batanghari berdasarkan per sekolah.

Tentu dasar itu adalah Data Pokok Pendidikan atau Dapodik yang sudah disusun.

Dari 1.339 usulan, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) menetapkan jatah formasi untuk Batanghari dijatah 950 formasi tenaga pendidik.

“Dari data Dapodik itu menjadi bahan yang diusulkan ke pemerintah pusat melalui Kementrian PAN-RB. Maka keluarlah formasi itu sebanyak 950 orang, secara prinsip tidak ada kendala,” katanya pada Rabu (28/9/2022).

Baca juga: Sayuran Alami Penurunan Harga di Pasar Angso Duo Baru Kota Jambi, Masih Pagi Ludes Diborong 350 Ikat

Baca juga: 581 Formasi PPPK Kerinci Disetujui Menpan RB dari 656 Pengajuan

Kata Rambe alokasi untuk Pemkab Batanghari adalah paling banyak se-Provinsi Jambi.

“Kita sangat komitmen untuk dibuat transparansi karena sistemnya dibangun secara sistematis. Ada penilaian dan nanti diumumkan dan ada masa sanggah,”

“Silahkan digunakan masa sanggah itu kalau ada hal-hal yang menurutnya tidak bagus, janggal dan tidak pas. Itu kita lakukan secara konsisten, kita masih tahap sosialisasi kepada guru non ASN,” ucapnya.

Target Bupati Batanghari pada Oktober tahun ini akan selesai, diharapkan target itu bisa dicapai dengan kerja keras.

Rambe menjelaskan penyeleksian tanpa Computer Assisted Test atau CAT, untuk diketahui bahwa guru-guru yang sudah lama mengabdi apalagi dipelosok, pastilah pengetahuanya tidak akan setingkat dengan yang baru tamat atau lulus.

“Tes CAT ini, pasti yang masih muda dan yang masih fresh akan lebih unggul nilainya, tapi kompetensinya belum tentu, karena itu saat ini diberikan peluang untuk guru senior, kepala sekolah dan pengawas untuk memberikan nilai. Mudah-mudahan ini akan riil karena sehari-hari mereka bertemu,” ujarnya.

Kemudian, ia mengatakan untuk seleksi prioritas dua dan tiga itu adalah disaat formasi guru honorer yang disiapkan ini belum terpenuhi atau belum terbagi maka dibuka prioritas berikutnya dari pelamar umum dan sekolah swasta maka itu pakai CAT.

“Kalau tidak terpenuhi atau tidak terisi 100 dan 50 orang maka 100 itu dibuka untuk pelamar umum. Pelamar umum itu siapa yang sekolah swasta dan yang belum 3 tahun di Dapodik,” pungkasnya. (Tribunjambi.com/Musawira)


Simak berita terbaru Tribunjambi.com di Google News

Baca juga: Sayuran Alami Penurunan Harga di Pasar Angso Duo Baru Kota Jambi, Masih Pagi Ludes Diborong 350 Ikat

Baca juga: Sungai Penuh Terima 172 Tenaga PPPK

Baca juga: Petani Sawit di Tanjab Timur Jambi Berharap Harga TBS di Atas Rp 2.000 per Kg

Sumber: Tribun Jambi
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved