Pembelian BBM Bersubsidi di SPBU Tanjabtim Dibatasi

Pembelian BBM bersubsidi di SPBU mulai berlaku di Kabupaten Tanjung Jabung Timur dibatasi.

Penulis: Rifani Halim | Editor: Teguh Suprayitno
Tribunjambi/Rifani
Pembelian BBM bersubsidi di SPBU mulai berlaku di Kabupaten Tanjung Jabung Timur dibatasi. 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARASABAK- Pembatasan pembelian Bahan Bakar Minyak atau BBM bersubsidi di SPBU mulai berlaku di Kabupaten Tanjung Jabung Timur. Pembatasan ini menyasar BBM jenis Pertalite dan Solar.

Kini masyarakat masih harus dihadapkan dengan pembatasan pembelian BBM subsidi jenis Pertalite dan Solar di Kabupaten Tanjabtim.

Kepala Dinas Perindag Kabupaten Tanjung Jabung Timur Muhammad Awaluddin mengatakan, jika pembatasan pembelian BBM bersubsidi sudah berjalan seiring dengan sistem pengunaan wajib aplikasi My Pertamina, melalui edisi nopol atau scan QR yang sudah diterapkan sejak 1 September 2022 lalu.

"Pembatasan pembelian BBM bersubsidi di dua yang ada di kabupaten Tanjung Jabung Timur berdasarkan jenis kendaraan dan baru diterapkan sejak Kamis 22 September 2022 lalu," katanya, Selasa (27/9/2022).

Sesuai jatah biosolar maupun pertalite, kendaraan mobil pribadi dibatasi kuota hanya 120 liter per hari.

Baca juga: Pemkab Tanjabtim Koordinasi dengan BPH Migas Bahas Penyaluran BBM di Wilayah Terpencil

Sedangkan sepeda motor dijatah maksimal 7 liter per hari Sesuai instruksi Pertamina yang diterima Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Timur usai melakukan rapat.

"Bila kendaraan tersebut sudah membeli sampai batas maksimal, maka sistem yang digunakan SPBU tidak bisa mengeluarkan bensin yang dibeli, pihak SPBU nantinya akan memberikan barcode QR," ujarnya.

Pembelian BBM menggunakan sistem pendataan langsung lewat nopol kendaraan.Peraturan ini dilakukan SPBU untuk menghindari kecurangan pembeli untuk melakukan pengisian BBM lebih dari 1 kali sehari.

Baca juga: Polda Jambi dan Jajaran Tangkap 111 Pelaku Illegal Drilling hingga BBM Subsidi

Dalam aturan yang telah disosialisasikan ke masyarakat ini juga, SPBU juga menerapkan aturan tidak melayani pengisian BBM jenis subsidi, kepada kendaraan dinas/ TNI maupun Polri.

(Tribun Jambi/ Rifani Halim)

Baca berita terbaru Tribunjambi.com di Google News

Sumber: Tribun Jambi
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved