Brigadir Yosua Tewas Ditembak

Kasus Pembunuhan Brigadir J, Kuasa Hukum Minta Publik Tak Henti Beri Dukungan

Anggota Tim Kuasa Hukum Keluarga Brigadir J, Ramos Hutabarat menyebut pengungkapan kasus pembunuhan itu agar terang-benderang membutuhkan dukungan

Penulis: Aryo Tondang | Editor: Suang Sitanggang
TRIBUNJAMBI
Keluarga Brigadir Yosua Hutabarat, saat menghadiri acara Refleksi Kasus Pembunuhan Brigadir Yosua, Jumat (23/9/2022) malam 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Anggota Tim Kuasa Hukum Keluarga Brigadir J, Ramos Hutabarat menyebut pengungkapan kasus pembunuhan itu agar terang-benderang membutuhkan dukungan publik.

"Kita masih harus tetap lakukan pengawalan pada perkara ini. Publik perlu terus beri dukungan," ungkapnya.

Dia menilai kini sudah mulai banyak upaya untuk menggeser simpati publik, dengan adanya berbagai macam isu.

"Ada isu politik dan stigma negatif yang berpotensi menggeser perhatian terhadap perkara ini," ucapnya.

Saat ini juga pihaknya melihat mulai menurun partisipasi publik pada perkara ini.

"Ini ada isu lain, apakah itu memang benar atau cuma pengalihan," jelasnya.

Terkait kinerja kepolisian, dia menyebut penyidik sudah bekerja sesuai dengan jalur.

"Kami masih percaya pada kepolisian untuk ungkap perkara ini. kita harus sama-sama mengawal, semoga nanti Jaksa juga bertugas sesuai harapan bersama," tuturnya.

Baca juga: Samuel Hutabarat Tegaskan Tidak Pernah Menyerah Perjuangkan Keadilan Atas Kematian Brigadir Yosua

Hingga kini, berkas para tersangka kasus pembunuhan berencana pada Brigadir Yosua Hutabarat alias Birgadir J belum juga dinyatakan lengkap atau P21.

Berkas hingga kini masih diteliti oleh jaksa penuntut umum, setelah sebelumnya berkas dilengkapi penyidik sesuai instruksi JPU.

Perkara Yang Rumit

Menanggapi lambatnya kasus ini masuk ke persidangan, Kuasa Hukum keluarga Brigadir J, Ramos Hutabarat, menyebut dia pribadi memilih berpikir positif.

Sebab, menurutnya, sebenarnya polisi sudah on the track menanganinya, terlihat dari jeratan hukum untuk tersangka yakni Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana.

"Kami berpikir positif mengapa perkara ini agak lambat. Kita lihat ini memang perkara yang rumit," ungkap Ramos Hutabarat, Jumat (23/9/2022) malam.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jambi
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved