Brigadir Yosua Tewas Ditembak

Menanti Sidang Ferdy Sambo Dkk, Pakar Sebut 3 Hukuman - Mati, Seumur Hidup atau 20 Tahun Penjara

Berkas perkata lima tersangka kasus pembunuhan berencana Brigadir J alias Brigadir Yosua sedang didalami Kejaksaan Agung (Kejagung), "Tinggal bermain

Editor: Suci Rahayu PK
Capture Polri TV
Rekonstruksi pembunuhan Ferdy Sambo versi Bharada E, 30 Agustus 2022. Pemeran Ferdy Sambo menjambak rambut Brigadir Yosua sebelum dieksekusi 

TRIBUNJAMBI.COM - Berkas perkata lima tersangka kasus pembunuhan berencana Brigadir J alias Brigadir Yosua sedang didalami Kejaksaan Agung (Kejagung),

Pendalaman terhadap berkas perkara dilakukan guna memastikan kelengkapan berkas.

"Sedang kami sedang pelajari," kata Direktur Tindak Pidana Terhadap Orang dan Harta Benda pada Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Umum (Jampidum) Agnes Triani saat dihubungi Selasa (20/9/2022).

Untuk diketahui, setelah berkas dinyatakan lengkap Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri dapat melanjutkan proses dengan pelimpahan barang bukti dan tersangka atau tahap II ke Kejagung.

Setelah itu, para tersangka dapat segera diadili dalam persidangan.

Baca juga: Putri Candrawathi Bisa Manfaatkan UU TPSK Untuk Lindungi Ancaman Pasal 340 Kasus Tewasnya Brigadir J

Baca juga: Celine Evangelista Akui Tak Bisa Tahan Tangis saat Marshel Elus Bagian ini Ditubuhnya

Ahli hukum pidana sekaligus Mantan Hakim Asep Iwan Iriawan memberikan komentarnya terkait sidang yang bakal dihadapi Irjen Ferdy Sambo dan kawan kawan (dkk).

Seperti diketahui, Irjen Ferdy Sambo resmi dipecat dari Polri setelah permohonan bandingnya ditolak dan keputusan pemberhentian dengan tidak hormat (PTDH) dikuatkan.

Mantan Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan Polri itu bakal menghadapi sidang dalam kasus dugaan pembunuhan berencana terhadap Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J.

Menurut Asep Iwan Iriawan, dalam persidangan nanti tinggal menanti peran jaksa penuntut umum dan hakim untuk menentukan hukuman apa yang akan diberikan kepada Ferdy Sambo dan 4 tersangka lain.

Sebab, dari fakta-fakta yang terungkap dan konstruksi pasal sangkaan sudah terlihat ada tiga bentuk hukuman untuk para tersangka yang terlibat dalam perkara itu.

"Tinggal bermain di hukuman berapa, mau mati, seumur hidup atau 20 tahun penjara, itu saja persoalannya," kata Asep seperti dikutip dari program Sapa Pagi Indonesia di Kompas TV, Jumat (23/9/2022).

Menurut Asep, walaupun nantinya para tersangka menjadi terdakwa di pengadilan dan membantah konstruksi dakwaan yang dibuat oleh jaksa penuntut umum, Ferdy Sambo diperkirakan akan sulit mengelak.

“Ketika pembunuhan berencana jelas, kalau sekarang fakta kita sudah tahu lah ya, sebagai manusia ministranya manus dominus-nya, aktor intelektualnya adalah FS, itu tidak akan terelakkan lagi,” ucap Asep.

Baca juga: Juventus Boncos Rp3,73 Triliun, Ini Rincian Kerugian Terbesar Nyonya Tua dalam Sejarah Liga Italia

“Soal sekarang ada penyangkalan dari FS atau yang lain tidak menembak, itu soal urusan lain, tapi unsur menghilangkan nyawa itu sudah telak terbukti tinggal bermain di jumlah hukuman,” lanjut Asep.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved