FH Unja Gelar Kuliah Tamu Pengucapan Istilah Hukum Dalam Bahasa Indonesia

Unit Program Internasional Fakultas Hukum Universitas Jambi menyelenggarakan Kuliah Tamu dengan Mr. Leon Ladan, Arsiparis Kerajaan Belanda.

istimewa
Unit Program Internasional Fakultas Hukum Universitas Jambi menyelenggarakan Kuliah Tamu dengan Mr. Leon Ladan, Arsiparis Kerajaan Belanda. 

 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI-Unit Program Internasional Fakultas Hukum Universitas Jambi menyelenggarakan Kuliah Tamu dengan Mr. Leon Ladan, Arsiparis Kerajaan Belanda. Tema yang diusung adalah pengucapan istilah hukum dalam Bahasa Belanda untuk mahasiswa kelas regular dan kelas internasional. Ruang Theater Gedung Peradilan Semu dan Ruang Fuad Bafadhal Kampus Mendalo menjadi lokasi kegiatan yang dimaksud.

“Kegiatan ini dalam rangka mewujudkan visi Universitas Jambi melalui transformasi pengelolaan program internasional dalam konteks pendidikan global di Fakultas Hukum Universitas Jambi” Ujar Akbar Kurnia Putra, Ketua Tim Pengelola Unit Program Internasional

Tujuan kuliah tamu ini adalah untuk meningkatkan kualitas keilmuan hukum dalam mengenal artikulasi khususnya dalam menempatkan istilah-istilah hukum dalam Bahasa Belanda sebagaimana semantik hukum.

Semantik hukum adalah ilmu pengetahuan yang menyelidiki makna atau arti kata-kata hukum, perhubungan dan perubahan arti kata-kata dari zaman ke zaman menurut waktu, tempat dan keadaan. Di Indonesia, istilah atau terminologi hukum adalah hasil serapan dari kosa kata seperti hukum, recht, ius, lex dan lain sebagainya.

“Kendala utama dalam mengucapkan istilah hukum dalam Bahasa Belanda adalah tidak menjadikan Bahasa Belanda menjadi rujukan utama pada tahap awal perkuliahan” Ujar Leon dalam keteranganya.

kuliah tami FH Unja
Unit Program Internasional Fakultas Hukum Universitas Jambi menyelenggarakan Kuliah Tamu.

Bahasa serapan harus tetap dipergunakan dalam dunia pendidikan agar para mahasiswa dapat mengerti dan mempergunakannya baik di dunia pendidikan khususnya dibidang hukum, ekonomi dan politik. Oleh karena istilah dan terminology hukum hanya bisa dipahami oleh para pakar hukum saja.(adv)

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved