Dishub Kota Jambi Susun Perwal Pengendalian dan Pengawasan Jaringan Lalu Lintas dan Bongkar Muat

Dishub Kota Jambi telah menyusun Peraturan Walikota (Perwal) perihal pengendalian dan pengawasan jaringan lalu lintas dan bongkar muat. 

Penulis: Fitri Amalia | Editor: Teguh Suprayitno
tribunjambi/rara
Saleh Ridho, Kadishub Kota Jambi 

 

TRIBUNJAMBI.COM - Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Jambi telah menyusun Peraturan Walikota (Perwal) perihal pengendalian dan pengawasan jaringan lalu lintas dan bongkar muat. 

Kepala Dinas Perhubungan Kota Jambi, Saleh Ridho, mengatakan Perwal tersebut untuk mengantisipasi penegakan disiplin bagi mobil angkutan barang yang tidak sesuai dengan tonasenya memasuki jalan-jalan di dalam Kota Jambi.

"Di dalam Perwal ini kita mengatur terkait jalan-jalan yang menjadi kewenangan Pemerintah Kota Jambi, karena tidak dibenarkan melintasnya angkutan yang melebihi tonase khususnya," jelas Ridho, baru-baru ini.

Dia mengatakan tonase kendaraan angkutan yang melintas di jalan dalam Kota Jambi hanya diperbolehkan maksimal 5 ton.  Jika kedapatan kendaraan angkutan yang melanggar akan dikenakan sangsi berupa penilangan.

Sebelum diberlakukan, Perwal yang mengatur tentang pengendalian dan pengawasan jaringan lalu lintas dan bongkar muat ini akan disosialisasikan terlebih dahulu kepada pengguna angkutan barang.

Baca juga: Cuaca Jambi Hari Ini 24 September 2022, Bulian Cuaca Ekstrem, Kota Jambi Hujan Ringan

Dia mengatakan langkah ini harus dilakukan karena masih banyak mobil angkutan batubara yang secara sengaja mengambil jalan pintas dan memasuki jalan-jalan Kota Jambi. 

"Selama ini mungkin hanya dikenakan tilang, makanya kita juga dalam tahap penyusunan dan koordinasi dengan pihak penegak hukum, baik itu dengan pihak kejaksaan maupun dengan kepolisian bagaimana memberikan denda yang maksimal agar menjadi efek jera," tegasnya.

Perwal ini juga berlaku terhadap bongkar muat di tepi jalan umum. Sesuai dengan Perda, tidak dibenarkan bongkar muat dilakukan di pinggir jalan.

"Harusnya bongkar muat dilaksanakan di tempat yang sudah disediakan oleh pemilik barang, baik itu di gudang sendiri maupun di halaman parkir ruko atau gudang tersebut," kata dia.

Baca juga: 111 Peserta Ikuti Kejuaraan Tarung Derajat Wali Kota Jambi Cup I 2022

Ridho mengatakan selama ini masih banyak yang menggunakan tepi jalan umum sebagai lokasi bongkar muat, khususnya di wilayah pasar.

"Kita akan sosialisasikan kepada penggunaan angkutan barang," tutupnya.

Baca berita terbaru Tribunjambi.com di Google News

Sumber: Tribun Jambi
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved