Berita Tanjab Timur

Pemkab Tanjabtim Koordinasi dengan BPH Migas Bahas Penyaluran BBM di Wilayah Terpencil

Pemerintah Daerah dan Banggar DPRD Kabupaten Tanjabtim bersama pihak PT Pertamina Mor II di Palembang belum lama berkordinasi mengenai penyaluran BBM

Penulis: Rifani Halim | Editor: Suci Rahayu PK
Tribunjambi.com/Rifani Halim
Pertamina men-support Pemerintah Daerah Tanjab Timur melakukan permohonan kembali penambahan titik SPDN. 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARASABAK - Pemerintah Daerah dan Banggar DPRD Kabupaten Tanjabtim bersama pihak PT Pertamina Mor II di Palembang belum lama berkordinasi mengenai penyaluran BBM bersubsidi dengan BPH Migas di daerah terpencil.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Tanjabtim, Muhammad Awaludin.

Awal menyebutkan, untuk penyaluran BBM bersubsidi, seperti Pertalite dan bio solar untuk kendaraan bermotor, pompong atau kapal angkutan orang itu sudah ada aturan yang memayunginya, seperti pangkalan.

"Di peraturan Nomor 6 tahun 2015 itu jelas wilayah yang radiusnya lebih dari 10 Km dari SPBU boleh menyalurkan BBM bersubsidi ke sub dan kemudian disalurkan lagi ke masyarakat," sebut awal, Jum'at (23/9/2022).

Dia menambahkan, pihaknya telah mempelajari dan berkemungkinan penyaluran BBM bersubsidi ke wilayah jauh bisa dilakukan, walaupun harus melalui tahapan yang cukup panjang.

Baca juga: Surya Manurung Penderita Sindrom Langka Menikahi Perempuan Hebat: Alhamdulillah ya Allah

Baca juga: Hari Libur Bawaslu Tebo Tetap Menerima Berkas Calon Panwaslu

Sementara, untuk mengatasi kelangkaan BBM Pertalite, pihaknya mensupport dulu distribusi Pertamax, baik dari Pertashop maupun SPBU.

"Kalau pertalite itu harus melalui tahapan pembentukan sub penyalur, proses itu yang panjang," jelasnya.

Sementara itu, pada pembahasan di Palembang, PT. Pertamina Mor II juga membahas soal BBM khusus nelayan yang saat ini di Kabupaten Tanjabtim hanya memiliki 1 SPDN, yakni di Kecamatan Kuala Jambi.

Untuk itu, pihak Pertamina men-support Pemerintah Daerah melakukan permohonan kembali penambahan titik SPDN.

"Kalau kecamatan yang jauh untuk BBM nelayan berada di Kecamatan Nipah Panjang untuk melayani Kecamatan Sadu, Berbak, Rantau Rasau. Kecamatan Muara Sabak Timur sekitarnya dan Mendahara," tuturnya. (Tribunjambi.com/ Rifani Halim)


Simak berita terbaru Tribunjambi.com di Google News

Baca juga: Realisasi Penyaluran BLT BBM di Kabupaten Tebo Capai 89 Persen

Sumber: Tribun Jambi
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved