Perang Rusia Ukraina

Strategi Mobilisasi Perang Rusia, Mampukah Kalahkan Ukraina? Begini Kata Pengamat

Meski terus dipukul pasukan Ukraina, nampaknya Rusia tak mau menyerah begitu saja.

Penulis: Heri Prihartono | Editor: Heri Prihartono
nrt24.ru
Pasukan Ukraina berhasil mengambil alih wilayahnya dari pasukan Ukraina 

TRIBUNJAMBI.COM - Meski terus dipukul pasukan Ukraina, nampaknya Rusia tak mau menyerah begitu saja.

Rusia tetap melanjutkan invasinya di wilayah yang dikuasai dari Ukraina.

Bahkan Presiden Rusia Vladimir Putin mendeklarasikan "mobilisasi parsial" Rabu pagi waktu setempat.

Pengumuman ini disampaikan setelah tujuh bulan perang di Ukraina yang telah memakan korban signifikan pada pasukan Rusia

 Putin mengatakan mobilisasi akan segera dimulai untuk membantu perjuangan Rusia melawan “kolektif Barat” di Ukraina.

Ini adalah pertama kalinya Rusia melakukan mobilisasi sejak invasi Nazi ke Uni Soviet pada 1941.

 Rusia selalu menggambarkan invasinya ke Ukraina sebagai “operasi militer khusus”.

Selama ini pula Kremlin belum memperkenalkan tindakan apa pun yang secara tradisional terkait dengan masa perang. Tapi pengumuman hari Rabu kemarin mengubah itu.

Memobilisasi komponen cadangan merupakan  proses yang panjang dan banyak sumber daya.

Hal ini berarti tidak mungkin ada dampak langsung di medan perang, menurut para analis.

“Saya tidak melihat bagaimana Rusia dapat membuat unit cadangan baru yang dipanggil dengan peralatan yang berfungsi senilai batalion, itu adalah proses yang akan memakan waktu beberapa bulan,” menurut Massicot yang mengatakan kepada The Moscow Times.

Rusia kemungkinan hanya akan dapat mengerahkan mereka untuk melakukan tugas-tugas yang relatif sederhana seperti memegang posisi defensif.

Dan mereka tidak mungkin mengubah peluang tipis Rusia untuk merebut seluruh Donbas Ukraina timur – tujuan perang Kremlin – menurut Massicot.

“Dalam jangka pendek, Rusia dapat memobilisasi laki-laki untuk peran tipe infanteri, tetapi ini untuk keberlanjutan, bukan ofensif,” katanya.

“Saya pikir untuk saat ini serangan tidak mungkin dilakukan.”

 

Artikel ini diolah dari Tribunnews.com

Baca juga: Pasukan Rusia Terdesak di Luhanks, Militer Ukraina Terus Lancarkan Serangan

Baca juga: Kiper Klub Italia Empoli Guglielmo Vicario jadi Duta Kebaikan usai Tolong Pengungsi asal Ukraina

Baca juga: Ukraina Kuasai Kota Izium dari Rusia, Ratusan Mayat Warga Sipil Ditemukan

 

Sumber: Tribun Jambi
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved