Perang Rusia Ukraina

Rusia Kerahkan 300 Ribu Tentara Cadangan Setelah Kalah Perang dari Ukraina

Artikel ini membahas Presiden Rusia Vladimir Putin mengerahkan 300 Ribu tentara cadangan Ukraina.

Editor: Heri Prihartono
Juan Baretto/AFP
Pasukan Ukraina di Kota Izium setelah berhasil memukul mundur pasukan Rusia 

TRIBUNJAMBI.COM - Presiden Rusia Vladimir Putin mengerahkan 300 Ribu tentara cadangan Ukraina.

Pengerahan tentara cadangan Rusia seiring kekalahan dari Ukraina.

Dilansir Al Jazeera, jumlahnya  tiga kali dibandingkan saat awal invasi ke Ukraina pada 24 Februari 2022 kemarin.

Putin tidak melakukan mobilisasi umum terhadap potensi wajib militer yang diperkirakan berjumlah 20 juta orang di negara itu.

"Kita berbicara tentang mobilisasi parsial, yaitu, hanya warga negara yang saat ini berada di cadangan akan dikenakan wajib militer," kata Putin dalam sebuah pidato yang disiarkan pada Rabu (21/9/2022).

Pasukan Ukraina berhasil mengambil alih wilayahnya dari pasukan Ukraina
Pasukan Ukraina berhasil mengambil alih wilayahnya dari pasukan Ukraina (nrt24.ru)


"Di atas semua itu, mereka yang bertugas di angaktan bersenjata memiliki spesialisasi militer tertentu dan pengalaman relevan," jelas Putin.

Juru Bicara Intelijen Militer Ukraina Vadym Skibitsky angkat suara kepada Kyiv Post.

"Pengumuman mobilisasi umum akan menjadi pukulan telak bagi rezim Putin," ucapnya.

"(Karena) itu berarti pengakuan bahwa Rusia belum mampu memenuhi semua tugas yang ditetapkan," tambahnya.

"Apa yang disebut 'operasi khusus' Putin belum mencapai hasil dan perang nyata sedang berlangsung," imbuhnya.

Menteri Luar Negeri Inggris Gillian Keegan menyebut langkah itu sebagai "eskalasi".

"Jelas itu adalah sesuatu yang harus kita anggap sangat serius," katanya kepada Sky News.

Menteri Pertahanan Rusia Sergei Shoigu mengakui bahwa 6.000 tentara Rusia telah tewas dalam konflik tujuh bulan itu.

Pejabat militer AS bulan lalu memperkirakan jumlah orang Rusia yang tewas mencapai 20.000 dan Ukraina memperkirakan jumlahnya 54.000.

Artikel ini diolah dari Tribunnews.com

Baca juga: Strategi Mobilisasi Perang Rusia, Mampukah Kalahkan Ukraina? Begini Kata Pengamat

Baca juga: Pasukan Rusia Terdesak di Luhanks, Militer Ukraina Terus Lancarkan Serangan

Baca juga: Ukraina Kuasai Kota Izium dari Rusia, Ratusan Mayat Warga Sipil Ditemukan

Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved