Pemilihan Presiden 2024

Megawati Minta Kader PDIP Bersabar Terkait Capres dan Cawapres 2024

Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri meminta para kader partainya untuk bersabar terkait

Editor: Fifi Suryani
Kristanto Purnomo Kompastv
Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri beri arahan terkait Pilpres 2024 dan poros koalisi partai 

TRIBUNJAMBI.COM, JAKARTA - Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri meminta para kader partainya untuk bersabar terkait urusan calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) di pemilihan presiden (pilpres) 2024. "Tadi Ibu Megawati menegaskan urusan capres dan cawapres, ya semua sabar saja. Ada waktunya nanti untuk diumumkan," kata Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDIP Hasto Kristiyanto di sela-sela rapat koordinasi kepala daerah PDIP di kantor Sekolah Partai PDIP, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Kamis (22/9).

Hasto menuturkan Megawati juga meminta kader PDIP agar terus melakukan konsolidasi. Sebab, tiga pilar partai harus terus menerus berada di tengah rakyat dan tidak perlu ikut dansa-dansa politik. Hasto menuturkan kerja bersama di dalam mengatasi situasi yang memang penuh tantangan saat ini adalah jauh lebih penting. Sekaligus menciptakan segala hal yang kondusif. “Dan yang terpenting adalah ekonomi rakyat ini yang terus kita pacu,” ujarnya.

Terpisah, Ketua DPP PDIP Bidang Kehormatan Komarudin Watubun menegaskan akan menegakkan disiplin partai terhadap para kader yang arogan dan melanggar kebijakan partai terkait capres dan cawapres. "Arahan Ibu Ketua Umum agar seluruh kader Partai lebih mengedepankan kerja kerakyatan akan kami kawal dengan sebaik-baiknya. Termasuk urusan capres-cawapres, tunggu keputusan Ibu Ketua Umum," ucapnya. "Hal ini sesuai dengan tradisi demokrasi partai yang telah berhasil melahirkan kepemimpinan Pak Jokowi dan kader-kader di tingkat nasional, provinsi dan kabupaten/kota yang berprestasi," sambung Komarudin.

Dalam rapat koordinasi ini, dari 93 kepala daerah PDIP yang hadir antara lain Gubernur Bali I Wayan Koster, Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, dan Gubernur Maluku Ismail Murad. Lalu, ada Gubernur Kalimantan Tengah Sugiyanto Sabran, Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka, Wali Kota Surabaya Ery Cahyadi, Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi dan Wali Kota Medan Bobby Nasution.

Terpisah Ganjar Pranowo yang dalam survei sejumlah lembaga kerap disebut memiliki elektabilitas tinggi menegaskan bahwa urusan pencalonan presiden oleh partainya adalah hak prerogatif Megawati Soekarnoputri sebagai Ketua Umum. Ganjar pun yakin keputusan Megawati nanti akan diikuti bukan saja oleh kader PDIP, tetapi juga para relawannya. Maka itu ia berharap kader PDIP dan pendukungnya saling menahan diri di tengah dinamika politik jelang Pilpres 2024.

Ganjar juga yakin relawan pendukungnya bisa bekerja sama setelah Megawati mengambil keputusan soal capres yang akan diusung PDIP. "Kalau sudah ditentukan saya kira semua relawan dari pendukung siapapun bisa kolaborasi. Tahan diri. Edukasi publik agar semuanya ya demokrasinya makin dewasa," katanya.

Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved