Brigadir Yosua Tewas Ditembak

Kasus Pembunuhan Brigadir J, Hotman Paris Bongkar Senjata Lepaskan Ferdy Sambo dari Pasal 340

Diungkapkan Hotman Paris, pada persidangan nanti bakal alot perdebatan terkait motif Ferdy Sambo membunuh Brigadir Yosua Hutabarat alias Brigadir J.

Penulis: Suang Sitanggang | Editor: Suang Sitanggang
ist
Hotman Paris, Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi 

TRIBUNJAMBI.COM - Pengacara kondang Hotman Paris Hutapea, membongkar potensi sejata ampuh yang bakal dipakai kuasa hukum Ferdy Sambo melepaskan kliennya dari jerat pasal 340 tentang pembunuhan berencana.

Diungkapkan Hotman Paris, pada persidangan nanti bakal alot perdebatan terkait kondisi psikologis Ferdy Sambo membunuh Brigadir Yosua Hutabarat alias Brigadir J.

Menurut Hotman, kemungkinan besar kuasa hukum Ferdy Sambo akan menyebut kliennya dalam keadaan emosi sehingga melakukan pembunuhan itu.

Sesuai informasi BAP para ajudan yang didapat Hotman, Ferdy Sambo menangis setelah mendapat cerita dari istri yang baru tiba dari Magelang.

Kesaksian ini akan dianggap bahwa Ferdy sambo sedang dalam keadaan emosi kala itu.

"Itu tersulut emosi, masih emosi. Pasti itu akan dipakai kuasa hukumnya untuk mengungkapkan bahwa ini bukan pembunuhan berencana," kata Hotman Paris, pada Podcast Deddy Corbuzier, tayang 20 September 2022.

Selain itu, ucapnya, rentang waktu pertemuan Ferdy Sambo dengan para ajudannya melakukan perencanaan itu cukup singkat.

Sehingga akan dianggap sebagai pembunuhan yang spontan, bukan pembunuhan berencana.

Baca juga: Meski Lelah, Ayah Brigadir Yosua Tak Menyerah dalam Kasus Anaknya

"Kurun waktunya masih singkat, dalam keadaan emosi. Itu pasti nanti digunakan pengacaranya untuk melepaskan dari Pasal 340, masuk menjadi pembunuhan spontan," ujarnya.

Pasal 340 KUHP merupakan pasal yang menjerat para pelaku pembunuhan berencana, dengan ancaman paling tinggi hukuman mati.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jambi
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved