Dugaan Korupsi Puskesmas Bungku

Puskesmas Bungku Miliki Sertifikat Laik Fungsi Kuasa Hukum Kadinkes Buktikan Tak Ada Kerugian negara

Pembangunan gedung Puskesmas Bungku sudah berjalan sesuai prosedur, dan dana pembangunan yang memiliki pagu anggaran Rp7,2 miliar sudah sepenuhnya

Penulis: Aryo Tondang | Editor: Suci Rahayu PK
ist
Puskesmas Bungku., Batanghari sudah difungsikan untuk pelayanan kesehatan dan vaksinasi massal. 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Mantan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Batanghari, Elfie Yennie, melalui kuasa hukumnya, Muhammad Sahlan Samosir membantah melakukan tindak pidana korupsi pembangunan Puskesmas Bungku.

Sahlan Samosir mengatakan, kliennya tersebut tidak melakukan korupsi yang disebut merugikan negara senilai RpRp6.353.034.508,39.

Katanya, pembangunan gedung Puskesmas Bungku sudah berjalan sesuai prosedur, dan dana pembangunan yang memiliki pagu anggaran Rp7,2 miliar sudah sepenuhnya digunakan untuk pembangunan dari awal hingga gedung layak pakai.

Sahlan Samosir kuasa hukum mantan Kadinkes Batanghari Elfie Yennie. Dia membantah dugaan korupsi pembangunan Puskesmas Bungku
Sahlan Samosir kuasa hukum mantan Kadinkes Batanghari Elfie Yennie. Dia membantah dugaan korupsi pembangunan Puskesmas Bungku (Tribunjambi.com)

"Kami akan buktikan bahwa tidak ada kerugian negara sebagaimana yang dituduhkan, dan gedung sudah difungsikan sebagai sarana pelayanan kesehatan selama setahun lebih, dan kondisi gedung tetap baik sampai saat ini," kata Sahlan, Minggu (18/9/2022).

Tidak hanya itu, pihaknya juga membantah penjelasan penyidik, melalui tim ahli konstruksi bangunan dari Institut Teknologi Bandung (ITB) yang mengatakan gedung tidak layak guna dan fungsi.

Pasalnya, gudung tersebut sudah mendapat sertifikat laik fungsi dan izin penggunaan gedung yang dikeluarkan oleh PUPR dan Kepala DPMPTSP Kabupaten Batanghari pada tanggal 15 Agustus 2022.

Baca juga: Breaking News: Kuasa Hukum Kadinkes Batanghari Bantah Tudingan Korupsi Pembangunan Puskesmas Bungku

Baca juga: Kadinkes Batanghari Sebut Puskesmas Bungku Sudah Berfungsi Polda Tetapkan 7 Tersangka Dugaan Korupsi

Tidak hanya itu, pihak dari BPK juga telah melakukan audit, dan hasil temuannya telah dikembalikan ke kas daerah.

"Dan saksi ahli sudah menegaskan bahwa tidak ada unsur pidana dlm kegiatan pembangunan Puskesmas Bungku," bilangnya.

Selain itu, kata Sahlan penyidik melakukan pemeriksaan saat gedung masih pada tahap pemeliharaan.

Sahlan mengatakan, sebagai warga negara yang baik, kliennya tersebut akan mematuhi proses hukum yang berjalan, katanya, hal tersebut sudah menjadi konsekuensi dari jabatannya.

Diberitakan sebelumnya, penyidik Polda Jambi menetapkan 7 orang sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pembangunan Puskesmas Bungku.

Tersangka dari Dinas Kesehatan Batanghari dan pihak kontraktor. Dan saat ini berkas pemeriksaan sudah dnyatakan P-21. (Tribunjambi.com/Aryo Tondang)


Simak berita terbaru Tribunjambi.com di Google News

Baca juga: Breaking News: Kuasa Hukum Kadinkes Batanghari Bantah Tudingan Korupsi Pembangunan Puskesmas Bungku

Baca juga: Ancol Sabak Timur Jadi Pilihan Tempat Nongki Sore di Tanjab Timur Jambi

Baca juga: Ancol Sabak Timur Jadi Pilihan Tempat Nongki Sore di Tanjab Timur Jambi

Sumber: Tribun Jambi
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved