Dugaan Korupsi Puskesmas Bungku

Puskesmas Bungku Layani 23 Ribu Warga Desa Pompa Air, Bungku dan Sungkai, Benarkah akan Dihentikan?

Puskesmas Bungku sangat dibutuhkan masyarakat, "Puskesmas Bungku memberikan layanan kesehatan untuk tiga desa, yakni Desa Bungku, Pompa Air dan Sungka

Penulis: tribunjambi | Editor: Suci Rahayu PK
Istimewa
Puskesmas Bungku, Kabupaten Batanghari 

Penyidik Polda Jambi telah menetapkan 7 orang sebagai tersangka pada kasus pembangunan Puskesmas Bungku senilai Rp 7 miliar ini.

Hasil penyelidikan petugas, ditemukan bahwa sesuai dengan kontrak, pengerjaan akan berakhir pada 14 Desember 2020, akan tetapi pada 17 Desember 2020 progres pengerjaan hanya mencapai 83 persen.

Kemudian pada tanggal 28 Desember, progres pengerjaan baru mencapai 88,76 persen, tetapi langsung dilakukan serah terima dengan PHO dengan progres 100 persen.

Dalam pengungkapan kasus ini, tim penyidik kemudian berkordunasi dan melibatkan alhi konstruksi bangunan dari Institut Teknologi Bandung (ITB), sehingga disimpulkan gedung Puskesmas Bungku tersebut tidak layak pakai.

Penyidik dan tim ahlii menemukan bahwa beton pada bangunan tersebut tidak sesuai dengan kontrak kerja di awal.

Diberitakan sebelumnya, Kepala Dinas Kesehatan Batanghari tersangkut dugaan korupsi proyek pembangunan Puskesmas Bungku, Batanghari tahun anggaran 2020.

Penyidik Polda Jambi telah menetapkan 7 orang sebagai tersangka pada kasus pembangunan Puskesmas Bungku senilai Rp 7 miliar ini.

Hasil penyelidikan petugas, ditemukan bahwa sesuai dengan kontrak, pengerjaan akan berakhir pada 14 Desember 2020, akan tetapi pada 17 Desember 2020 progres pengerjaan hanya mencapai 83 persen.

Kemudian pada tanggal 28 Desember, progres pengerjaan baru mencapai 88,76 persen, tetapi langsung dilakukan serah terima dengan PHO dengan progres 100 persen.

Dalam pengungkapan kasus ini, tim penyidik kemudian berkordunasi dan melibatkan alhi konstruksi bangunan dari Institut Teknologi Bandung (ITB), sehingga disimpulkan gedung Puskesmas Bungku tersebut tidak layak pakai.

Penyidik dan tim alhi menemukan bahwa beton pada bangunan tersebut tidak sesuai dengan kontrak kerja di awal.

 

Simak berita terbaru Tribunjambi.com di Google News

Baca juga: Perjalanan Dugaan Korupsi Pembangunan Puskesmas Bungku Seret 7 Tersangka, Kemana Konsultan pengawas?

Baca juga: Hormati Proses Hukum Dugaan Korupsi Puskesmas Bungku, Elfie Yenni Mundur dari Kadinkes Batanghari

Baca juga: 81 Kepala Sekolah di Merangin Dilantik Wakil Bupati, Berikut Daftar Namanya

Sumber: Tribun Jambi
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved