Berita Batanghari

Masuk Musim Penghujan, BPBD Batanghari Imbau Masyarakat Waspada

BPBD Kabupaten Batanghari mengimbau masyarakat agar waspada menghadapi musim hujan. Imbauan ini disampaikannya melalui kepala desa dan lurah

Penulis: A Musawira | Editor: Suci Rahayu PK
Tribunjambi.com/Musawira
Plt BPBD Batanghari dr Bebi Andihara menghimbau masyarakat Batanghari mewaspadai musim penghujan. 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARABULIAN - BPBD Kabupaten Batanghari mengimbau masyarakat agar waspada menghadapi musim hujan.

Imbauan ini disampaikannya melalui kepala desa dan lurah dalam Kabupaten Batanghari.

Sebagaimana Surat Kepala Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Thaha Jambi Nomor RE.02.04/462/KDJB/IX/2022 Tentang Update Perkembangan Musim Kemarau 2022 pada 6 September 2022.

Menurut Plt BPBD Batanghari, dr Bebi Andihara mengimbau masyarakat berkenaan musim penghujan untuk mewaspadai adanya hujan lebat yang disertai petir dan angin kencang yang diakibatkan oleh periode peralihan musim.

“Kepala desa dan lurah untuk mengimbau, mengedukasi dan menyosialisasikan kepada masyarakat yang bertempat tinggal di daerah rawan bencana banjir, angin puting beliung dan tanah longsor untuk ditingkatkan kewaspadaan,” katanya pada Minggu (18/9/2022).

Baca juga: Harga Sawit Jambi di Tebo Ilir Minggu 18 September 2022, Harga Masih Tetap Rp 1.500 per Kilogram

Baca juga: Harga BBM Naik, Pj Bupati Tebo Minta Masyarakat Melapor Jika Harga Barang Naik Signifikan

dr Bebi menyampaikan untuk memastikan kesiapsiagaan masyarakat berupa peralatan dan perlengkapan antisipasi bencana pihaknya akan melibatkan seluruh stakeholder kebencanaan dan kelompok relawan siaga bencana tingkat kelurahan dan desa untuk upaya mitigasi bencana.

Tak hanya itu masyarakat juga bisa melaksanakan gotong royong bersama dengan membersihkan lingkungan masing-masing serta menerapkan program prilaku hidup bersih dan sehat.

Tak kalah lebih penting kata dr Bebi untuk menyiapkan jalur evakuasi dan lokasi evakuasi bencana apabila terjadi hal yang tidak diinginkan terutama di daerah yang rawan dan rentan bencana.

“Melakukan siaga dengan meletakan barang-barang penting dan berharga di tempat yang aman dari bencana,” pungkasnya. (Tribunjambi.com/Musawira)


Simak berita terbaru Tribunjambi.com di Google News

Baca juga: Harga BBM Naik, Pj Bupati Tebo Minta Masyarakat Melapor Jika Harga Barang Naik Signifikan

Baca juga: Harga Sawit Jambi di Tebo Ilir Minggu 18 September 2022, Harga Masih Tetap Rp 1.500 per Kilogram

Baca juga: BSU Tahap 2 Cair Besok, Begini Cara Cek di BSU.Kemnaker.Go.Id

Baca juga: Harga Ayam Potong di Kabupaten Sarolangun Naik, Harga Berbeda di Dalam Pasar dan Luar

Sumber: Tribun Jambi
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved