Dugaan Korupsi Puskesmas Bungku

Breaking News: Kuasa Hukum Kadinkes Batanghari Bantah Tudingan Korupsi Pembangunan Puskesmas Bungku

Melalui kuasa hukumnya, mantan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Batanghari, Elfie Yennie membantah melakukan tindak pidana korupsi pembangunan Puskesm

Penulis: Aryo Tondang | Editor: Suci Rahayu PK
Tribunjambi.com
Sahlan Samosir kuasa hukum mantan Kadinkes Batanghari Elfie Yennie. Dia membantah dugaan korupsi pembangunan Puskesmas Bungku 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Melalui kuasa hukumnya, mantan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Batanghari, Elfie Yennie membantah melakukan tindak pidana korupsi pembangunan Puskesmas Bungku.

Dikatakan Muhammad Sahlan Samosir, kuasa hukum 7 tersangka dugaan korupsi pembangunan Puskesmas Bungku, kliennya tidak melakukan korupsi yang disebut merugikan negara senilai Rp 6.353.034.508,39.

Katanya, pembangunan gedung Puskesmas Bungku sudah berjalan sesuai prosedur. Anggaran senilai Rp 7,2 miliar yang bersumber dari DAK 2020 sudah sepenuhnya digunakan untuk pembangunan Puskesmas Bungku.

Puskesmas Bungku., Batanghari sudah difungsikan untuk pelayanan kesehatan dan vaksinasi massal.
Puskesmas Bungku., Batanghari sudah difungsikan untuk pelayanan kesehatan dan vaksinasi massal. (ist)

"Kami akan buktikan bahwa tidak ada kerugian negara sebagaimana yang dituduhkan, dan gedung sudah difungsikan sebagai sarana pelayanan kesehatan selama setahun lebih, dan kondisi gedung tetap baik sampai saat ini," kata Sahlan Samosir, Minggu (18/9/2022).

Tidak hanya itu, pihaknya juga membantah penjelasan penyidik yang mengatakan gedung tidak layak guna dan fungsi.

Pasalnya, gedung tersebut sudah mendapat sertifikat laik fungsi dan izin penggunaan gedung yang dikeluarkan oleh PUPR dan DPMPTSP Kabupaten Batanghari pada tanggal 15 Agustus 2022.

Tidak hanya itu, pihak dari BPK juga telah melakukan audit, dan hasil temuannya telah dikembalikan ke kas daerah.

"Dan saksi ahli sudah menegaskan bahwa tidak ada unsur pidana dalam kegiatan pembangunan Puskesmas Bungku," bilangnya.

Baca juga: Hormati Proses Hukum Dugaan Korupsi Puskesmas Bungku, Elfie Yenni Mundur dari Kadinkes Batanghari

Baca juga: Kadinkes Batanghari Sebut Puskesmas Bungku Sudah Berfungsi Polda Tetapkan 7 Tersangka Dugaan Korupsi

Selain itu, kata Sahlan Samosir, penyidik melakukan penyelidikan saat gedung masih pada tahap pemeliharaan.

Sahlan mengatakan, sebagai warga negara yang baik, kliennya tersebut akan mematuhi proses hukum yang berjalan, katanya, hal tersebut sudah menjadi konsekuensi dari jabatannya.

Diberitakans ebelumnya, penyidik Polda Jambi menetapkan 7 orang sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pembangunan Puskesmas Bungku.

Tersangka dari Dinas Kesehatan Batanghari dan pihak kontraktor. Dan saat ini berkas pemeriksaan sudah dnyatakan P-21. (Tribunjambi.com/Aryo Tondang)


Simak berita terbaru Tribunjambi.com di Google News

Baca juga: Pengendara Vixion Jadi Korban Tabrak Lari di Batanghari, Diduga Dilindas Mobil Avanza Putih

Baca juga: Ancol Sabak Timur Jadi Pilihan Tempat Nongki Sore di Tanjab Timur Jambi

Baca juga: Konser IU Dihadiri Sederet Selebritis, Ada Jungkook BTS

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved