Dapat Penghargaan dari BPJS Kesehatan, Kejari Jambi Janji Perkuat Sinergi Kepatuhan

Penghargaan tersebut diserahkan Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Provinsi Jambi, Sapta Subroto yang didampingi Deputi Direksi Wilayah BPJS kesehatan

Editor: Rahimin
istimewa
Kejaksaan Negeri Jambi sukses meraih penghargaan sebagai instansi terbaik satu penegak hukum bidang perdata dan tata usaha negara. 

TRIBUNJAMBI.COM - Kejaksaan Negeri Jambi sukses meraih penghargaan sebagai instansi terbaik satu penegak hukum bidang perdata dan tata usaha negara dalam melakukan upaya penagihan iuran dan penegakan kepatuhan kepada Badan Usaha Wilayah Kerja BPJS Kesehatan se-Provinsi Jambi.

Penghargaan tersebut diserahkan Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Provinsi Jambi, Sapto Subroto yang didampingi Deputi Direksi Wilayah BPJS kesehatan Sumbagteng Jambi, Eddy Sulistijanto Hadie dalam kegiatan Rapat Forum Koordinasi Pengawasan dan Pemeriksaan Kepatuhan Provinsi Jambi Semester I Tahun 2022 yang dilaksanakan pada Jumat (24/6/2022) lalu.

Kepala Kejaksaan Negeri Kota Jambi yang diwakilkan Kasie Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara M Gempa Awaljon Putera mengaku sangat bersyukur dan bangga atas penghargaan yang diserahkan oleh BPJS Kesehatan terhadap timnya.

"Penghargaan ini kita terima atas dukungan peningkatan kepatuhan badan usaha untuk mendukung Sustainabilitas Program JKN Tahun 2021 yang lalu. Kejaksaan Negeri Kota Jambi telah melakukan penagihan terhadap iuran BPJS Kesehatan bagi perusahaan yang tidak memenuhi kewajibannya dalam membayarkan iuran kepesertaan program JKN,” katanya.

Ia menuturkan, pelaksanaan penagihan iuran dilakukan setelah Kejaksaan Negeri Kota Jambi menerima surat kuasa khusus dari BPJS Kesehatan.

Di mana, upaya penagihan telah dilakukan oleh BPJS Kesehatan namun tidak mendapatkan titik temu, sehingga Kejaksaan Negeri Kota Jambi diminta untuk ikut serta dalam melakukan mediasi.

"Kalau masyarakat dan badan usaha patuh dalam membayar iuran, tentunya BPJS Kesehatan juga dapat bekerja secara maksimal dalam menjamin pelayanan kesehatan masyarakat," katanya. 

Penghargaan yang diberikan oleh BPJS Kesehatan memberikan motivasi lebih terhadap Kejaksaan Negeri Jambi untuk terus bersinergi dalam upaya penegakan kepatuhan pemberi kerja terhadap ketentuan undang – undang berkenaan dengan Jaminan Sosial.

“Pemberi Kerja yang taat akan undang – undang tentang jaminan sosial adalah pemberi kerja yang peduli dengan para pekerjanya, yang mana mereka memahami dengan baik bahwa pekerja adalah ujung tombak suksesnya sebuah usaha,” ujarnya.

Kegiatan ini sendiri dihadiri Kepala Kejaksaan Tinggi Provinsi Jambi, Kajari se-Provinsi Jambi, para Kasie Datun se-Wilayah Provinsi Jambi, perwakilan para JPN masing-Kejaksaan Tinggi dan Kejaksaan Negeri, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu se-Wilayah Provinsi Jambi, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian se-Wilayah Provinsi Jambi.

"Kami sangat mengapresiasi kolaborasi yang dilakukan Kejaksaan Negeri Kota Jambi dengan BPJS Kesehatan dalam meningkatkan kepatuhan badan usaha agar menjalankan Program JKN dengan optimal sesuai dengan peraturan yang berlaku. Kami juga berharap kolaborasi yang sangat baik ini dapat ditingkatkan dikemudian hari dan dapat menyebar tidak hanya di Kejaksaan Negeri Kota Jambi juga dengan Kejaksaan Negeri lainnya yang ada di Provinsi Jambi," ungkap Eddy.

Baca juga: Sapto Subroto: Kondisi Kesehatan Selalu di Luar Prediksi, Tak Salah Jika Andalkan JKN

Baca juga: BPJS Kesehatan dan Polda Jambi Bahas Percepatan Vaksinasi Covid-19 dan Skrining Riwayat Kesehatan

Baca juga: BPJS Kesehatan Jambi Berikan Penghargaan pada Badan Usaha Terpilih

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved